Salin Artikel

Diduga Anti-semit, Ini Fakta Awal Pelaku Penembakan Sinagoge di AS

Pelaku bernama Robert Bowers kini harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka karena sempat baku tembak dengan polisi.

Otoritas menyebut, aksi penembakan Bowers mengakibatkan 11 orang tewas dan melukai 6 orang lainnya. Bowers membawa senapan serbu dan sedikitnya tiga pistol. FBI belum mengetahui bagaimana dia mendapat sentaja tersebut.

Namun, aktivitas online Bowers sebelum penembakan menunjukkan unggahan anti-semitisme dan sejumlah teori konsporasi.

Berikut sejumlah fakta awal tentang Bowers yang diduga anti-semit, seperti diwartakan CBS News dan CNN:

Gab

Bowers merupakan pengguna Gab, sebuah jaringan sosial yang kerap dikaitkan dengan supremasi kulit putih dan ekstremis.

Melalui Gab, Bowers mengunggah puluhan pesan anti-semi dalam sebulan terakhir, termasuk penolakan terhadap Holocaust dan teori konspirasi tentang orang Yahudi yang menghancur planet dan mendorong migrasi massal.

Dia mengunggah banyak pesan kebencian bahkan sampai lima menit sebelum polisi mendapat peringatan soal peristiwa penembakan.

Lisensi senjata

Bowers memiliki lisensi aktif dan telah membeli enam senjata api sejak 1996. Pada 29 September lalu, dia mengunggah foto senjatanya di media sosial.

Karavan migran

Dia menyebut karavan migran sebagai penjajah. Bowers berpendapat para migran yang sedang berjalan menuju AS akan melakukan kekerasan karena mereka berusaha meningalkan negara yang punya tingkat kekerasan tinggi

Kritik Trump

Di antara banyak unggahan media sosial, dia juga mengomentari Presiden AS Donald Trump. Menurut dia, Trump dikelilingi banyak orang Yahudi.

"Trump adalah globalis, bukan nasional," tulis Bowers, dua haru sebelum penembakan.

Dia juga mengaku tidak memilih Trump. Pernyataan itu diunggah kira-kira empat jam sebelum penembakan.

Kini, dia harus menghadapi 29 tuduhan pelanggaran kriminal dan kejahatan dengan senjata, termasuk menganggu kegiatan keagamaan yang menyebabkan hilangnya nyawa dan menggunakan senjata untuk membunuh.

"Tindak kejahatan kekerasan itu berdasarkan UU hak sipil federal yang melarang kejahatan karena kebencian," tulis pernyataan kantor jaksa AS Distrik Barat Pennsylvania.

https://internasional.kompas.com/read/2018/10/28/09474921/diduga-anti-semit-ini-fakta-awal-pelaku-penembakan-sinagoge-di-as

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.