Salin Artikel

PBB: Gaza Mulai Kehabisan Pasokan Bahan Bakar

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Politik PBB, Rosemary Di Carlo mengatakan, pendanaan untuk bahan bakar darurat yang menopang sekitar 250 fasilitas penting di Gaza kini telah habis.

"Dibutuhkan dana tambahan hingga 4,5 juta dolar (sekitar Rp 65 miliar) untuk dapat memastikan layanan penting dapat terus beroperasi di Gaza hingga akhir tahun ini," tambah Di Carlo dilansir dari The New Arab, Rabu (22/8/2018).

Di Carlo juga menyampaikan keprihatinannya atas pasokan obat-obatan penting yang semakin menipis setelah 40 persen persediaan obat-obatan kini tengah kosong.

Pihaknya menyerukan kepada semua pihak agar mau bekerja sama demi memastikan bantuan kemanusiaan dapat mencapai Gaza.

Menurut Di Carlo, peningkatan kekerasan yang terjadi baru-baru ini antara Israel dengan kelompok militan Palestina telah mengancam membawa Gaza ke dalam peperangan baru.

PBB melalui utusannya, Nickolay Mladenov bekerja sama dengan pejabat Mesir telah berusaha untuk menengahi gencatan senjata antara Israel dengan kelompok Hamas, yang mengontrol wilayah Gaza.

Kedua pihak yang bertikai telah terlibat dalam tiga kali pertempuran besar sejak 2008.

Gaza telah menyaksikan adanya gelombang kekerasan sejak rakyat Palestina melakukan serangkaian aksi protes sejak Maret lalu, yang menewaskan hingga 171 orang, kebanyakan oleh tembakan yang dilepaskan tentara Israel.

Sementara setidaknya 125 kali serangan telah dilancarkan militer Israel sebagai tanggapan atas serangan roket Hamas yang menargetkan kota-kota di Israel.

https://internasional.kompas.com/read/2018/08/23/16284731/pbb-gaza-mulai-kehabisan-pasokan-bahan-bakar

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.