Salin Artikel

39 Tahun Tanam Pohon, Pria di India Sendirian Ubah Pulau Tandus Jadi Hutan

Jadav Payeng, keturunan suku Mishing yang tinggal di Jorhat, utara negara bagian Assam, telah mulai menanam pohon pertamanya pada 1979.

Saat itu dirinya yang masih remaja, tergerak untuk melakukan sesuatu setelah banjir besar yang melanda Assam menyapu pepohonan di tepian sungai, menyebabkan hewan-hewan kehilangan tempat tinggalnya.

Dia juga melihat burung-burung migrasi yang semakin jarang terlihat di hutan dekat rumahnya.

Tetua desa kemudian mengatakan kepadanya bahwa hewan-hewan mulai kehilangan rumah mereka karena berkurangnya lahan hutan dan penebangan pohon.

Atas petunjuk tetua desa pula, Payeng mulai menanam pohon pertamanya kala itu, yaitu beberapa bibit pohon yang diterimanya dari tetua desa.

Payeng menanam bibit pohon itu di lahan tandus di pulau Majuli, sebuah pulau besar di tengah sungai Brahmaputra.

Bertahun-tahun setelahnya, selama hampir 40 tahun, Payeng dengan tekun terus menanam bibit pohon di pulau sungai itu.

Setelah beberapa dekade, bibit-bibit pohon yang ditanam Payeng telah menjadi bagian dari hutan seluas 550 hektare.

"Awalnya untuk menanam pohon membutuhkan banyak waktu tapi sekarang sudah jauh lebih mudah karena saya mendapatkan bibitnya dari pepohonan itu sendiri," tambahnya.

Payeng mengaku masih ingat dengan pohon pertama yang ditanamnya, serta setiap pohon yang kini telah tumbuh menjulang dengan batang yang besar.

Hingga 2007 silam, tidak ada yang mengetahui apa yang dilakukan Payeng, sampai akhirnya seorang jurnalis Jitu Kulita menemukannya.

Kisah Jadav Payeng, yang dijuluki "Manusia Hutan dari India" oleh mantan presiden India APJ Abdul Kalam, telah diangkat ke dalam dokumenter berjudul "Forest Man", dan telah ditonton hampir 3 juta kali di situs Youtube.

Kini setelah hutannya meluas, tantangan yang dihadapi Payeng tidak hanya datang dari alam, namun lebih dari manusia lain yang ingin menebang pohonya.

"Impian saya adalah memenuhi pulau Majuli dengan pepohonan. Saya akan terus melanjutkannya hingga napas terakhir saya."

"Saya beritahu pada orang-orang bahwa menebang pohon tidak akan memberikan apa-apa," ujarnya.

Jadav Payeng yang kini berusia 50-an tahun telah menikah dan memiliki tiga anak. Sehari-hari dia dan istrinya berjualan susu sapi, sebelum kemudian melanjutkan dengan hutannya.

https://internasional.kompas.com/read/2018/08/13/13130051/39-tahun-tanam-pohon-pria-di-india-sendirian-ubah-pulau-tandus-jadi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.