Salin Artikel

Presiden Yaman Desak Penarikan Total Pasukan Houthi dari Hodeidah

Desakan tersebut muncul setelah dilangsungkannya pertemuan antara Utusan PBB Martin Grifiths dengan Presiden Hadi yang diperangi pemberontak di Kota Aden pada Rabu (27/6/2018).

Pertemuan itu menjadi yang terbaru dilakukan PBB dalam upayanya mengatasi kekerasan yang terus meningkat di kota Hodeidah.

"Presiden Hadi berkeras agar pemberontak Houthi menarik mundur secara penuh pasukannya tanpa syarat dari Hodeidah atau akan menghadapi solusi militer," kata seorang sumber pemerintah Yaman dilansir The New Arab.

Pemerintah Yaman juga menuntut penarikan penuh pasukan pemberontak dari seluruh wilayah provinsi Hodeidah, termasuk pelabuhan. Demikian pernyataan yang disiarkan kantor berita pemerintah, Saba.

Kota Hodeidah, tempat di mana terdapat pelabuhan yang terhubung langsung dengan Laut Merah, telah menjadi sasaran serangan militer yang dilancarkan pasukan pro-pemerintah dengan didukung koalisi pimpinan Uni Emirat Arab, dalam operasi "Kemenangan Besar" yang dimulai sejak 13 Juni lalu.

Pelabuhan tersebut berperan penting karena menjadi pintu masuknya 70 persen impor Yaman.

Menurut informasi dari salah satu sumber diplomatik, pemberontak Houthi dikabarkan telah setuju menyerahkan kendali atas pelabuhan kepada PBB. Namun laporan itu belum dikonfirmasi PBB.

Sikap presiden Yaman tersebut sejalan dengan pernyataan aliansi yang dipimpin Uni Emirat Arab (UEA).

Melalui Menteri Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash, pada Senin (25/6/2018), menyebut penarikan pasukan Houthi dari pelabuhan dan kota Hodeidah adalah kunci "penting".

Pemberontak Houthi yang didukung Iran telah mengendalikan kota Hodeidah termasuk pelabuhannya sejak 2014, setelah mereka mengusir pasukan pemerintah dari ibu kota dan merebut sebagian besar wilayah Yaman utara.

Utusan PBB telah dua kali berupaya menengahi pembicaraan antara pihak-pihak yang berseteru namun masih gagal menemukan solusi politik untuk konflik di Hodeidah.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan dalam konferensi pers pada Rabu (27/6/2018) di New York, situasi di kota pelabuhan tersebut terus memburuk.

https://internasional.kompas.com/read/2018/06/28/18353501/presiden-yaman-desak-penarikan-total-pasukan-houthi-dari-hodeidah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.