Salin Artikel

Biografi Tokoh Dunia: Joseph Grimaldi, Badut Terhebat Sepanjang Masa

Namun, ada satu badut yang begitu terkenal dan dikenang hingga kini. Joseph Grimaldi menjadi penghibur paling populer di Inggris pada masa periode Raja George III.

Dia sangat dominan di panggung komedi dengan peran badutnya yang terkenal bernama "Joey". Riasan wajah Grimaldi yang putih ketika memerankan badut kala itu, sampai sekarang masih digunakan oleh para badut.

Kelahiran

Lahir pada 18 Desember 1778 di Clare Market, London, Inggris, Grimaldi dibesarkan di lingkungan keluarga pecinta seni. Kebanyakan dari keluarganya berprofesi sebagai penari dan komedian.

Ayahnya, Joseph Giuseppe Grimaldi kerap dipanggil Signor, merupakan aktor dan penari. Dia juga melakukan pantomim di Theatre Royal.

Sejak berumur dua tahun, dia diajari ayahnya untuk berakting memainkan sejumlah karakter.

Pada usia empat tahun, Grimaldi sudah memulai debutnya sebagai penari pada usia empat tahun di Teater Wells Sadler.

Ayah Grimaldi meninggal pada 1788 setelah menderita sakit dalam beberapa tahun. Untuk membantu keuangan keluarga, ibunya terus bekerja sebagai seorang penari.

Bertemu istri

Grimaldi bertemu dengan seorang perempuan yang kelak menjadi istrinya, Maria Hughes, pada 1796. Maria merupakan putri tertua dari pemilik teater Welles Sadlers, Richard Hughes.

Romansa keduanya terus berkembang dan akhirnya mereka menikah pada 11 Mei 1799. Pada tahun itu pula, Grimaldi muncul di sejumlah pertunjukan termasuk berperan sebagai pria desa dan pelayan.

Pada musim panas 1800, dia memainkan karakter badut dalam sebuah pertunjukan drama. Ibunya juga menjadi salah satu aktor dalam pertunjukkan tersebut.

Namun, pada 18 Oktober 1800, Grimaldi harus kehilangan Maria saat melahirkan anak yang juga meninggal dunia.

Kemudian, dia menikah dengan Mary Bristow dan memiliki seorang anak bernama Joseph Samuel.

Pada 1806, Grimaldi bergabung dengan Teater Garden Convent dan berhasil berperan dalam pantomim Harlequin Mother Goose.

Terus mengembangkan talentanya, dia menciptakan sebuah badut model baru dengan mengombinasikan karakter nakal, bodoh, penjahat, dan tidak berdosa.

Peran tersebut kemudian banyak diadopsi oleh badut Inggris lainnya.

Dengan riasan wajah putih dan peran sebagai pencuri yang jahil menjadi karakter utama dari seorang badut pantomim.

Tak cuma dengan riasan putih pada wajah dan pipi merah, baju warna-warni dan nyanyiannya di panggung menjadi daya tarik bagi penonton.

Dia juga terkenal dengan tubuhnya yang atletis dan kemampuan akrobatnya.

Karirnya terus memuncak sehingga membuatnya sebagai badut dan penghibur ternama di London. Dalam satu malam, dia harus mengisi acara di dua pertunjukan berbeda sehingga mesti tergesa-gesa menuju dari satu teater ke teater lainnya.

Kendati sukses sebagai seorang seniman, dia hampir saja bangkrut pada 1812 karena kehidupan mewah istrinya.

Kerja sama Grimaldi dengan Wells Sadlers berakhir pada 1820 karena hubungannya yang kian memburuk dengan manajemen teater.

Ketika usai menggelar pertunjukkan pada Mei 1821, Grimaldi tumbang diakibatkan faktor usia. Kemudian, putranya, Joseph Samuel mengambil alih peran sang ayah di panggung.

Kesehatan memburuk

Pada 1822, Grimaldi berkunjung ke Cheltenham dalam kondisi kesehatan yang memburuk. Namun, dia berupaya untuk memenuhi janji berperan sebagai badut bersama aktor lainnya.

Dia tidak sanggup untuk mengikuti seluruh rangkaian gladi bersih. Kemudian, dia pensiun sebagai badut pada 1823.

Pada tahun itu pula, putranya makin menjauh dari orangtua dan menjadi pecandu alkohol.

Mereka hanya berkomunikasi melalui surat, dan Grimaldi kerap mengirim surat untuk meminta uang dari sang anak.

"Saat ini, saya sedang kesulitan. Kalau saya punya uang, saya akan membagi setengahnya kepada Anda," tulis Joseph Samuel kepada ayahnya.

Tidak ada catatan yang menunjukkan Joseph Samuel memberikan uang kepada Grimaldi. Pada 1827, sang anak kembali ke rumah dan pergi lagi pada 1832.

Joseph Samuel ditemukan meninggal di pondokan pada 11 Desember 1832, di usia 30 tahun.

Kematian

Kehilangan istrinya, Mary, pada 1834 membuat Grimaldi hidup sendirian dan mengalami depresi berat saat tahun-tahun terakhir hidupnya.

Dia meninggal dunia pada 31 Mei 1837 dan dimakamkan di Islington, London.

Setiap Minggu pertama pada Februari, Gereja Trinitas Kudus di London menggelar misa khusus untuk Grimaldi.

Badut dari seluruh dunia hadir di sana untuk mengikuti misa dengan atribut lengkap seperti pakaian dan riasan pada wajah.

Ketika misa selesai, badut-badut itu beraksi menghibur masyarakat sekitar. Bagi mereka, Joseph Grimaldi merupakan badut dari para badut yang terus hidup.

https://internasional.kompas.com/read/2018/05/31/16475191/biografi-tokoh-dunia-joseph-grimaldi-badut-terhebat-sepanjang-masa

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.