Salin Artikel

AS Siap Berteman dengan Iran Jika Penuhi 12 Tuntutan yang Diajukan

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan VOA Persia, Pompeo menyampaikan tujuan utama dari strategi terhadap Iran yang disampaikannya dalam pidato pekan lalu adalah demi mengatur ketentuan bagi penguasa Iran untuk dapat bertindak seperti pemimpin normal.

"Apabila kita menciptakan kondisi di mana para pemimpin Iran dapat menghentikan perilaku mereka, keberhasilan adalah ada di tangan warga Iran."

"Selain itu kita akan melihat orang Amerika berkunjung ke sana dan akan melakukan semua hal hebat yang kita lakukan bersama rekan dan sekutu," kata Pompeo.

Dia menekankan salah satu poin dalam 12 tuntutan AS di mana Iran harus memungkinkan dilakukannya inspeksi terhadap situs militer dan laboratorium penelitian mereka.

Pompeo turut menyerukan agar sorakan yang menyebut "kematian untuk Israel dan Amerika" harus dihentikan terutama saat diserukan di depan publik.

Poin penting lainnya, yakni AS tidak bertujuan melakukan perubahan dalam rezim Iran dan menyarankan hal yang sama kepada kelompok-kelompok yang diasingkan.

"Kami tidak ingin mereka mengajurkan perubahan rezim," ujar Pompeo, dilansir Al Arabiya.

Dia juga mengatakan, setiap upaya untuk mengekspos tindak korupsi oleh pejabat dalam pemerintahan Iran akan selalu mendapat dukungan dari Pemerintahan Trump.

"Rakyat Iran berhak mendapat kebenaran. Mereka memiliki pemimpin senior yang mengumpulkan kekayaan, menggunakan bisnis sebagai kedok dan terus terang hanya mencuri."

"Jika kami bisa mendapatkan bukti itu dan menunjukkannya, kami akan menyambut kesempatan untuk mengungkapkannya, sehingga rakyat Iran dapat menilai apakah mereka pemimpin yang pantas," tambahnya.

Undang-undang Transparasi Aset Kepemimpinan Iran telah diloloskan oleh Dewan Perwakilan AS pada Desember tahun lalu dan kini tengah berada di tangan komite senat.

Dengan adanya undang-undang tersebut, maka Menteri Keuangan AS diwajibkan untuk menerbitkan laporan keuangan para pemimpin senior Iran yang diduga terlibat korupsi.

https://internasional.kompas.com/read/2018/05/27/23025571/as-siap-berteman-dengan-iran-jika-penuhi-12-tuntutan-yang-diajukan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.