Salin Artikel

Tampar Tentara Israel, Remaja Palestina Dihukum 8 Bulan Penjara

Tamimi dengan rambut keriting panjangnya menjadi sorotan publik karena dianggap sangat berani kepada tentara Israel. Namun, gadis itu kini harus mengorbankan 8 bulan hidupnya di penjara.

Pengadilan militer Israel menjatuhi hukuman 8 bulan penjara kepada Tamimi, pada Rabu (21/3/2018). Sejak ditahan pada Desember 2017, dengan begitu dia telah menjalani masa tahanan selama tiga bulan.

Tak hanya itu, dia juga mendapat denda senilai 1.400 dollar Amerika Serikat atau Rp 19,2 juta. Dia menghadapi 12 dakwaan, termasuk serangan yang menyakitkan.

"Tidak ada keadilan di bawah pendudukan (Israel)!" teriak Tamimi kepada wartawan.

Amnesty International mengutuk hukuman tersebut yang dianggap sebagai contoh dari tidak terlaksananya kewajiban pemerintah Israel untuk melindungi hak dasar warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan mereka.

Sebelumnya, Tamimi dan warga Palestina lainnya memprotes keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. 

Para pejabat militer Israel mengatakan pada waktu itu, para tentara bertindak secara profesional dan tepat ketika mereka menahan diri untuk tidak mengambil tindakan yang lebih keras saat insiden penamparan terjadi.

Keluarga Tamimi diketahui adalah aktivis yang menentang pendudukan militer Israel di Tepi Barat.

Di kediamannya, sebuah foto yang memperlihatkan Tamimi saat kecil menggigit tangan seorang tentara yang akan menangkap seorang saudara laki-lakinya telah menjadi citra simbolis.

https://internasional.kompas.com/read/2018/03/22/09434831/tampar-tentara-israel-remaja-palestina-dihukum-8-bulan-penjara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.