Salin Artikel

Hari Ini dalam Sejarah: Alexander Graham Bell Terima Hak Paten Telepon

Bell, penemu kelahiran Skotlandia itu bekerja di London bersama ayahnya, Melville Bell, yang mengembangkan 'Visible Speech'.

Visible Speech adalah sebuah sistem tulisan untuk melatih penyandang tuna rungu agar bisa berbicara.

Pada 1870-an, Alexender dan ayahnya pindah ke Boston, Massachusetts, AS. Di kota itu Alexander bekerja sebagai guru di sekolah khusus tuna rungi Pemberton Avenue School.

Saat bekerja di sekolah itulah Alexander bertemu salah seorang muridnya, Mabel Hubbard yang kemudian dinikahi.

Di Boston, Alexander mulai tertarik dengan kemungkinan melakukan transmisi suara lewat kabel.

Telegraf yang ditemukan FB Morse pada 1843 membuat komunikasi antara dua tempat yang berjauhan bisa dilakukan.

Namun, kekurangan telegraf adalah masih membutuhkan pengantaran pesan manual antara stasiun telegraf dengan si penerima pesan.

Kelemahan lain adalah hanya satu pesan yang bisa dikirimkan dalam satu kali kesempatan.

Alexander ingin memperbaiki kelemahan itu dengan mengembangkan apa yang dia sebut sebagai "telegraf harmonis" yangg menggabungkan teknologi telegraf dan perekam suara.

Dia berharap cara ini bisa membuat seseorang bisa berbicara dengan orang lain di tempat yang berjauhan.

Dibantu Thomas A Watson, seorang pegawai toko elektronik di Boston, Alexander mengembangkan sebuah prototipe telepon.

Dalam telepon pertama ini, gelombang suara muncul akibat adanya arus listrik yang berbeda baik dalam intensitas maupun frekuensinya.

Perbedaan frekuensi dan intensitas ini menyebabkan getaran pada lempengan besi tipis yang disebut diafragma.

Getaran-getaran itulah yang secara magnetis ditransfer ke jaringan kabel lain yang menghubungkan satu diafragma ke diafragma lain di jarak yang berjauhan.

Saat difragma itu bergetar, suara asli akan direplikasi ke telinga alat penerima dan seseorang di ujung yang lain bisa mendengar suara rekannya di tempat yang berbeda.

Tiga hari setelah menerima hak paten, telepon ciptaan Alexander Graham Bell membawa pesan pertamanya yang amat terkenal.

"Tuan Watson, kemarilah. Saya membutuhkanmu," kata Alexander kepada asistennya itu.


https://internasional.kompas.com/read/2018/03/07/14202601/hari-ini-dalam-sejarah-alexander-graham-bell-terima-hak-paten-telepon

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.