Salin Artikel

Senat AS Bakal Adakan Pertemuan untuk Akhiri "Shutdown"

Diberitakan CNN Minggu (21/1/2018), pertemuan tersebut akan dilaksanakan Senin (22/1/2018) pukul 01.00 dini hari waktu setempat.

Dalam pertemuan awal yang dilaksanakan Minggu, pemimpin Senat mayoritas, Mitch McConnell, bertemu dengan pemimpun minoritas, Chuck Schumer.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari jalan tengah terkait masalah imigrasi yang diperjuangkan oleh Schumer.

Schumer berusaha agar Program Deferred Actions for Childhood Arrival (DACA) bisa tetap dilaksanakan.

Sebab, program yang digagas mantan Presiden Barack Obama pada 2012 tersebut untuk melindungi sekitar 700.000 imigran anak-anak (Dreamer).

McConnell berkata, dari hasil pertemuannya dengan Schumer yang merupakan politisi Demokrat, disepakati bahwa Demokrat bakal mendukung anggaran pemerintah 2018.

Sebagai tawarannya, McConnell menyatakan program DACA bisa kembali diajukan di Februari.

"Sangat penting untuk menyukseskan pertemuan besok (Senin) dari pada menggagalkannya hari ini," ujar senator Republik asal Texas tersebut.

Untuk meloloskan anggaran, dibutuhkan 60 suara. Karena Republik hanya mempunyai 51 kursi di Senat AS, mereka jelas membutuhkan Demokrat.

Namun, sumber pejabat Demokrat berkata, Schumer tidak melakukan kesepakatan apapun dengan Republik.

Dikutip dari The Guardian, Demokrat masih ragu jika Republik bakal berkomitmen untuk mendukung program DACA.

Sumber itu menjelaskan, Republik harus bisa meyakinkan Presiden Donald Trump agar proposal perlindungan imigran anak-anak tersebut bisa disahkan.

"Selama Republik tidak membuat perubahan signifikan, sangat mungkin kami bakal menolak proposal anggaran mereka," kata sumber tersebut.

Sebelumnya, AS harus memutuskan shutdown Sabtu (20/1/2018) karena pemerintah dan Kongres tidak menemukan titik temu soal DACA.

Gedung Putih langsung mengeluarkan pernyataan yang menyerang Demokrat karena mereka lebih mementingkan agenda politiknya dibanding hajat hidup rakyat AS.

Schumer kemudian menanggapi bahwa dalam pertemuan tertutup dengan Trump, dia bahkan siap mendukung apapun yang diinginkan presiden 71 tahun itu.

Di antaranya soal pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, dan memperbesar anggaran pertahanan.

"Saya bahkan siap menjadi pendukungnya," kata senator asal New York tersebut kala itu.

Terakhir kali AS mengalami Goverment Shutdown adalah saat era Obama pada 2013.

Saat itu, sebanyak 850.000 pegawai sipil pemerintah harus menerima furlough (dirumahkan tanpa menerima gaji).

Shutdwon yang terjadi pada 1 Oktober 2013 kemudian berakhir di 17 Oktober 2013 setelah pemerintah dan Kongres menyepakati soal Affordable Care Act.

https://internasional.kompas.com/read/2018/01/22/11391791/senat-as-bakal-adakan-pertemuan-untuk-akhiri-shutdown

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.