Salin Artikel

Sumbangan Dibekukan AS, Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina Lakukan Ini

Pernyataan tersebut diumumkan setelah Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengumumkan telah membekukan dana 65 juta dolar AS, atau sekitar Rp 865 miliar.

Dari 125 juta dolar AS, sekitar Rp 1,6 triliun yang dianggarkan, Negeri Paman Sam baru mengirim 60 juta dolar AS, atau Rp 800,3 miliar.

Sementara pada 2016, AS dilaporkan menyumbang sebesar 355 juta dolar AS, atau Rp 4,7 triliun.

Pembekuan itu muncul setelah Presiden Donald Trump mengeluhkan AS membayar program pengungsi Palestina tanpa menerima apresiasi maupun hormat.

"Mereka (Palestina) tidak berniat untuk membicarakan proses perdamaian dengan Israel. Jadi, mengapa kami harus menyumbang besar untuk mereka?" kecam Trump di Twitter.

Dikutip dari The Times of Israel Rabu (17/1/2018), Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Krahenbuhl, berniat menggalang dana lewat komunitas internasional.

Kranhebuhl menyatakan, penggalangan tersebut diperlukan untuk memastikan UNRWA tetap beroperasi sepanjang 2018.

Dia menjelaskan, terdapat 700 sekolah yang menampung 525.000 anak-anak pengungsi.

UNRWA juga mempunyai rumah sakit, dan fasilitas kemanusiaan lainnya di Suriah, Lebanon, Jordania, maupun Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Krahenbuhl menyatakan, jika UNRWA sampai kekurangan dana, maka masa depan organisasi dan para pengungsi Palestina bakal terancam.

"Jadi, dalam beberapa hari mendatang, saya akan meluncurkan kampanye penggalangan dana untuk memastikan organisasi ini berjalan seterusnya," tegas Krahenbuhl.

Krahenbuhl berujar, program pengalangan dana tidak hanya menyasar negara donor yang ada di kawasan Timur Tengah.

"Namun juga setiap masyarakat di segala penjuru Bumi yang peduli dengan nasib pengungsi Palestina," kata Krahenbuhl.

Sementara itu, juru bicara UNRWA, Chris Gunnes menuturkan, dana 60 juta dolar yang diberikan AS masih cukup untuk menggelar sekolah maupun rumah sakit.

"Namun yang pasti, kami menghadapi krisis anggaran sepanjang sejarah berdirinya UNRWA," ujar Gunnes dikutip kantor berita AFP.

https://internasional.kompas.com/read/2018/01/17/19153461/sumbangan-dibekukan-as-badan-pbb-urusan-pengungsi-palestina-lakukan-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.