Salin Artikel

Perempuan Afsel Gigit Kemaluan Pria Pemerkosanya

Demikian keterangan kepolisian, Rabu (10/1/2018), dan menambahkan kini pengejaran terhadap pemerkosa yang luka parah itu sedang dilakukan.

Perempuan yang sedang mengandung itu bersama anaknya tengah mencari tumpangan di Provinsi Mpumalanga, wilayah timur laut Afrika Selatan, Senin (8/1/2018).

Setelah menunggu di tepian jalan, sebuah mobil berisi dua pria berhenti. Namun, bukannya menawarkan tumpangan, para pria itu malah menodong perempuan tersebut.

Setelah memasukkan perempuan itu dan anaknya ke dalam mobil, mereka kemudian berkendara ke kawasan hutan.

"Salah satu pria itu memerkosa korban yang berada di bawah todongan pisau di depan anaknya," kata kepolisan Mpumalanga.

"Dalam proses itu, korban bisa menggigit alat vital pria tersebut yang langsung melarikan diri," tambah kepolisian.

Insiden pemerkosaan yang menimpa perempuan yang sedang hamil tiga bulan itu terjadi di luar kota kecil White River.

Polisi kini menyisir semua rumah sakit dan klinik di kawasan itu yang mungkin merawat pria yang terluka parah tersebut.

Afrika Selatan termasuk negara yang rawan kasus perkosaan. Setiap hari 100 laporan kasus perkosaan diterima kepolisian negeri itu meski diyakini angka perkosaan jauh lebih tinggi lagi.

Kepolisian Afrika Selatan kerap dituding tidak serius dalam menangani kasus-kasus perkosaan dan tak mengurus korban perkosaan dengan semestinya.

Banyak terduga pelaku perkosaan tidak diajukan ke pengadilan dan vonis yang dijatuhkan terhadap pelaku perkosaan hanya 10 persen dari seluruh kasus yang dilaporkan.

https://internasional.kompas.com/read/2018/01/10/19024601/perempuan-afsel-gigit-kemaluan-pria-pemerkosanya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.