Salin Artikel

PM Israel Puas dengan Hasil Voting Majelis Umum PBB soal Yerusalem

Namun, Netanyahu melihat tetap ada hal positif dari sesi pemungutan suara atas rancangan resolusi oleh Majelis Umum PBB tersebut.

Hal positif tersebut adalah berkaitan dengan jumlah negara yang memutuskan menolak resolusi tersebut.

"Israel benar-benar menolak resolusi PBB yang tidak masuk akal ini. Yerusalem adalah ibu kota kami sejak dulu dan akan selalu demikian," kata Netanyahu dalam video yang diunggah juru bicaranya.

"Namun, saya tetap mengapresiasi kenyataan bahwa negara yang menolak berpartisipasi dalam panggung sandiwara yang tak jelas ini semakin bertambah," lanjutnya.

Dikutip dari AFP, dalam pemungutan suara yang dilakukan Majelis Umum PBB, sebanyak 128 negara memilih setuju, sedangkan sembilan negara menentang rancangan resolusi terkait Yerusalem.

Selain AS dan Israel, ada tujuh negara lain, yakni Guatemala, Honduras, Togo, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Kepulauan Marshall, yang memilih menolak rancangan resolusi.

Selain itu, 35 negara, di antaranya Argentina, Australia, Kanada, Kroasia, Ceko, Hongaria, Latvia, Meksiko, Filipina, Rumania, dan Rwanda, memutuskan abstain.

Fakta ini dilihat sebagai hal yang positif oleh Netanyahu.

Pada kesempatan itu, Netanyahu juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada AS, terutama Presiden Trump dan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, yang terus mendukung Israel.

https://internasional.kompas.com/read/2017/12/22/03223431/pm-israel-puas-dengan-hasil-voting-majelis-umum-pbb-soal-yerusalem

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.