Salin Artikel

Jepang Kembali Jatuhkan Sanksi ke Korea Utara

Dilansir dari BBC, Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengatakan 19 aset dari perusahaan dan perseorangan akan dibekukan.

Perusahaan yang masuk dalam daftar hitam itu seperti bank, industri mineral dan batu bata, serta transportasi.

Perluasan sanksi diberlakukan menyusul pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB pada Jumat (15/12/2017).

Jepang juga menegaskan sanksi yang pernah diberikan sebelumnya ke Korea Utara merupakan reaksi atas peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) yang melewati wilayah Jepang pada September 2017.

"Korea Utara meluncurkan rudal balistik ICBM yang jatuh ke zona ekonomi eksklusif dan terus memicu provokasi," kata Suga.

Dia juga menyatakan masih banyak sanksi yang akan dijatuhkan untuk menekan Korea Utara selama beberapa waktu ke depan.

Sebelumnya, pada awal November 2017, Jepang telah memberi sanksi keras terhadap Korea Utara dengan membekukan 35 aset milik lembaga dan perseorangan.

Korea Selatan dan Amerika Serikat juga menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Korea Utara.

Dewan Keamanan PBB akan melakukan pertemuan pada Jumat (15/12/2017) untuk menemukan solusi damai demi menekan Korea Utara menghentikan uji coba rudal balistik, sekaligus menyingkirkan senjata nuklir di semenanjung Korea.

https://internasional.kompas.com/read/2017/12/15/13180391/jepang-kembali-jatuhkan-sanksi-ke-korea-utara

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.