Salin Artikel

Seorang Pilot di AS Bawa Pistol Berpeluru Saat Masuk ke Bandara

Pilot maskapai Southwest Airlines itu tidak memiliki izin untuk membawa pistol.

Dilansir dari News, Juru bicara Southwest Airlines, Melissa Ford mengatakan, pilot itu dijadwalkan menerbangkan pesawat menuju Las Vegas, namun penerbangan ditunda selama 45 menit.

Penahanan atas pilot yang tidak disebutkan namanya itu untuk sementara ditunda.

Tapi, Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) AS menyebutkan, bagi siapapun yang membawa senjata api ke dalam bandara harus membayar denda hingga 16.000 dolar AS atau Rp 216 juta.

Juru Bicara TSA Mark Howell mengatakan, alasan pilot membawa pistolnya ke bandara masih diselidiki lebih dalam.

"99,99 persen dari karyawan bandara atau penumbang biasanya mengatakan mereka lupa ada pistol di tas," katanya.

Tahun lalu, TSA menyita 3.391 senjata api, yang mana sebanyak 83 persen pistol berisi peluru aktif.

Sepanjang tahun ini, sudah ada 46 pilot yang ketahuan membawa pistol ketika memasuki bandara, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 31 pilot.

Pada 2008, seorang pilot maskapai US Airways tidak sengaja melepaskan peluru menembus dinding kokpit sebelum mendarat di Charlotte, Carolina Utara.

Setelah serangan 11 September 2001, di mana teroris bersenjata pisau membajak empat pesawat, pemerintah AS hanya mengizinkan pilot untuk membawa pistol berpeluru di kokpit saat menjalani latihan resmi.

https://internasional.kompas.com/read/2017/11/16/08030481/seorang-pilot-di-as-bawa-pistol-berpeluru-saat-masuk-ke-bandara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.