Salin Artikel

Amnesty International Kecam RUU Anti-homoseksual di Mesir

Dalam RUU itu, pemilik orientasi seksual tersebut bakal menghadapi hukuman 1 hingga 3 tahun penjara. Pidana itu diberikan bagi yang baru pertama kali melakukan tindakan itu, baik di tempat umum maupun ruang pribadi.

Hukuman 5 tahun penjara menanti bagi penyuka sesama jenis yang ketahuan untuk kedua kalinya.

Dilansir dari AFP, Jumat (9/11/2017), Direktur Amnesty International untuk Kampanye Afrika Utara Najia Bounaim mengatakan aturan tersebut menjadi kemunduran besar bagi hak asasi manusia.

"Aturan ini sangat diskriminatif dan akan menjadi kemunduran besar bagi HAM dan hak seksual di Mesir," ucapnya.

Amnesty International mengklaim Pemerintah Mesir telah melakukan tindakan keras terhadap orang-orang LGBT selama sebulan terakhir.

Meskipun belum menjadi ilegal di Mesir, terdapat peningkatan jumlah penangkapan terhadap homoseksualitas.

Tindakan itu dilakukan setelah bendera yang mewakili komunitas LGBT berkibar di konser terbuka di Kairo pada 22 September.

Sebanyak 30 orang ditangkap sejak penyelenggaraan konser tersebut.

Namun, Amnesty International menyebutkan lebih dari 70 orang ditangkap, bahkan beberapa menjalani pemeriksaan anal.

Pada 19 November 2017, pengadilan di Kairo akan mengadili 17 orang dengan tuduhan "penyelewengan seksual".

https://internasional.kompas.com/read/2017/11/09/08095241/amnesty-international-kecam-ruu-anti-homoseksual-di-mesir

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.