Salin Artikel

Siapa Sayfullo Saipov Pelaku Teror Truk di New York?

Saipov dikabarkan masuk ke Amerika Serikat pada 2010 dan sempat tinggal di Ohio, Florida, dan akhirnya di kota Patterson, New Jersey.

Seorang teman Saipov, Dilfuza Iskhakova, yang tinggal di Cincinnati, Ohio, mengatakan, pria itu pernah tinggal bersamanya beberapa bulan pada enam tahun lalu tak lama setelah tiba dari Uzbekistan.

"Dia tampaknya seorang pria baik-baik meski dia tak banyak bicara. Dia hanya pergi bekerja dan pulang. Dulu dia bekerja di sebuah gudang," kata Dilfuza.

Perempuan itu menambahkan, Saipov sudah mendaftar untuk mendapatkan "green card" saat dia mengenalnya.

Menurut data pemerintah Negara Bagian Ohio, Saipov sudah mendaftarkan sebuah usaha dan kendaraan pada  Mei 2011.

Dilfuza mengatakan, keluarganya kehilangan kontak dengan Saipov sejak beberapa tahun lalu. Dia menduga Saipov pindah ke Florida, lalu ke wilayah New York.

Berbeda dengan aksinya yang menurut sejumlah saksi dibarengi teriakan-teriakan bernuansa keagamaan, Dilfuza mengenal Saipov sebagai orang yang tak terlalu religius.

"Kami berasal dari negara yang sama. Ayahnya mengenal suami saya dan mengirim di ke sini (Ohio) karena dia tak mengenal siapa pun di sini," tambah Dilfuza.

Dari Ohio, Saipov pindah ke Florida dan bekerja sebagai pengemudi truk sebelum menjadi pengemudi Uber saat tinggal di New Jersey.

Kobiljon Matkarov (37),  imigran Uzbekistan, mengatakan kepada harian The New York Times, dia bertemu Saipov di Fort Myers, Florida, beberapa tahun lalu.

"Saat saya mengenal Saipov, terlihat dia adalah orang baik. Dia menyukai AS. Dia merasa amat beruntung dan setiap kali dia menceritakan kebahagiaannya dan semuanya tampak berjalan normal," kata Matkarov.

"Dia tak terlihat seperti teroris, tetapi tentu saja siapa yang tahu apa yang ada di dalam hatinya," tambah Matkarov.

Tidak diketahui pasti waktu kepindahan Saipov ke New Jersey dan mulai menjadi pengemudi Uber. Namun, yang jelas dia lolos dari pemeriksaan latar belakang di perusahaan itu.

Uber sudah berhubungan dengan FBI, tetapi saat sejarah kerja Saipov dibuka ternyata memang tak ada hal mencurigakan tentang dirinya.

Pemerintah AS hingga saat ini belum berkomentar soal kemungkinan motif yang mendorong Saipov melakukan aksinya itu.

Namun, harian The New York Times mengabarkan, Saipov sebenarnya sudah berada dalam pengawasan pemerintah federal.

Media lainnya mengabarkan, Saipov pernah ditahan di St Louis, Missouri, tahun lalu setelah tak muncul di pengadilan terkait masalah pelanggaran lalu lintas pada 2015.

Sebuah pengadilan di Negara Bagian Missouri mencatat, Saipov muncul dalam sidang pada Mei lalu dan mengakui bersalah.

https://internasional.kompas.com/read/2017/11/01/16275221/siapa-sayfullo-saipov-pelaku-teror-truk-di-new-york

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.