Salin Artikel

Remaja 17 Tahun Ditembak Terkait Narkoba, Picu Protes terhadap Duterte

Kian Delos Santos ditembak mati polisi, karena dituduh terlibat dalam perdagangan narkoba dan menolak untuk ditahan.

Namun cuplikan rekaman menunjukkan remaja berusia 17 tahun ini diseret oleh petugas yang tidak menggunakan seragam.

Dalam rekaman itu pula terlihat remaja itu berlutut, tertunduk, dan lalu tewas.

Ratusan orang hadir dalam pemakaman remaja itu di Ibu Kota Manila. Sejumlah orang datang membawa poster, mendesak agar kebijakan yang menggunakan kekerasan itu segera diakhiri.

Dorongan atas desakan ini juga datang dari sejumlah kalangan yang lelah dengan kejahatan yang terkait narkoba di Filipina.

Biarawati, pendeta, dan ratusan anak berteriak "keadilan untuk Kian, keadilan untuk semua".

Mereka menggelar aksi sambil berjalan kaki mengiringi rombongan jenazah dari sebuah gereja ke pemakaman di mana remaja ini dikuburkan.

Ayah korban, Saldy, menyatakan kepada orang yang hadir dalam pemakaman, anaknya tidak bersalah. Dia lantas melampiaskan kemarahannya kepada polisi.

"Apakah mereka tidak memiliki hati?" kata dia, suaranya bergetar karena emosi.

"Saya tidak yakin mereka memilikinya. Ada banyak gereja, mereka harusnya pergi ke sana."

Pastor Robert Reyes, menjadi salah satu dari sejumlah pastor Katolik yang hadir dalam misa, Sabtu (26/8/2017). 

"Kian merupakan nama dan wajah kebenaran," kata dia seperti dikutip oleh kantor berita AFP.

"Kita tidak mengizinkan kebenaran ikut mati dengan pembunuhan Kian".

Orangtua remaja ini dan kuasa hukumnya menggugat tiga aparat polisi atas pembunuhan itu pada Jumat (25/8/2017).

Kelompok HAM menuduh polisi Filipina merencanakan pembunuhan di luar pengadilan dan dalam sejumlah kasus memberikan keuntungan bagi mereka.

Polisi telah memastikan, tersangka dibuniuh ketika mereka melawan polisi dengan senjata. Klaim ini sejak lama telah diperdebatkan.

Baca: Terkait Kasus Narkoba, Polisi Duterte Bunuh 21 Orang dalam Satu Malam

Duterte menangguhkan kampanye pada bulan Januari yang menjanjikan untuk "membersihkan" polisi, dan mengatur ulang unit anti-narkoba. Kampanye dilanjutkan pada bulan Maret.

https://internasional.kompas.com/read/2017/08/27/15262821/remaja-17-tahun-ditembak-terkait-narkoba-picu-protes-terhadap-duterte

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.