Salin Artikel

PBB: 250 Orang, Termasuk 62 Anak, Dibunuh di RD Kongo

Puluhan di antaranya adalah anak-anak.  "Tim PBB dapat memastikan bahwa antara 12 Maret dan 19 Juni,  sekitar 251 orang menjadi korban pembunuhan di luar hukum,” kata laporan dari kantor hak asasi manusia PBB.

"Ini termasuk 62 anak, yang berusia di bawah delapan tahun," tambah PBB, yang secara khusus menuduh agen pemerintah membunuh tujuh anak di bawah umur, demikian kantor berita AFP.

Sebelumnya, milisi di RD Kongo telah memenggal kepala sekitar 40 petugas polisi dalam serangan di Provinsi Kasai.

Baca: 38 Kuburan Massal Baru Ditemukan di RD Kongo

Sebelumnya, 38 kuburan massal baru telah ditemukan di Kasai, wilayah konflik bersenjata terparah RD Kongo tengah, demikian  dikatakan PBB.

Menurut AFP, sedikitnya 80 kuburan massal kini telah diidentifikasi PBB di wilayah Kasai, yang mengalami lonjakan kekerasan sejak September 2016.

Kekerasan itu melibatkan pasukan keamanan negara dan milisi suku. Masyarakat internasional telah menyuarakan kekhawatiran atas kekerasan tersebut.

Hingga sejauh ini, kekerasan di wilayah konflik Provinsi Kasai itu telah merenggut nyawa lebih dari 3.000 jiwa, demikian menurut statistik yang dikeluarkan gereja Katolik Roma setempat.

Pejabat lokal, mengatakan, anggota milisi dari kelompok Kamwina Nsapu menyerang sebuah konvoi polisi yang tengah menempuh perjalanan di antara wilayah Tshikapa dan Kananga.

Enam polisi yang dapat berbicara bahasa lokal Tshiluba dibebaskan, tetapi sisanya dibunuh, seperti disampaikan Presiden Majelis Kasai Francois Kalamba.

Baca: Sekitar 40 Polisi Dipenggal Milisi di RD Kongo

Kerusuhan di Kasai dimulai pada Agustus lalu, ketika pasukan keamanan menewaskan pemimpin Kamwina Nsapu.

Gubernur negara bagian Alexis Nkande Myopompa mengatakan sebuah penyelidikan terhadap pembunuhan polisi itu telah dilakukan.

PBB menyebutkan, 400 orang tewas dan 200.000 mengungsi di wilayah Kasai sejak Jean-Pierre Pandi, pemimpin Kamwina Nsapu tewas.

https://internasional.kompas.com/read/2017/08/04/16270231/pbb--250-orang-termasuk-62-anak-dibunuh-di-rd-kongo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.