Surat yang Menipu Hitler soal Pendaratan Normandia Dilelang - Kompas.com

Surat yang Menipu Hitler soal Pendaratan Normandia Dilelang

Kompas.com - 12/02/2018, 18:24 WIB
Jenderal Dwight D Eisenhower, yang menjadi komandan pasukan gabungan Sekutu, mengunjungi para prajuritnya menjelang digelarnya Operasi Overlord yang diawali dengan pendaratan di Normandia, Perancis.IST Jenderal Dwight D Eisenhower, yang menjadi komandan pasukan gabungan Sekutu, mengunjungi para prajuritnya menjelang digelarnya Operasi Overlord yang diawali dengan pendaratan di Normandia, Perancis.

BERLIN, KOMPAS.com - Sebuah informasi intelijen Jerman yang salah memperkirakan tentang pendaratan di Normandia dan menyebabkan Adolf Hitler terlambat merespon diungkap 74 tahun kemudian.

Informasi rahasia berbentuk teleks itu dikirim ke Berlin oleh seorang mata-mata Jerman di London, tiga hari setelah invasi ke Normandia dimulai pada 6 Juni 1944.

Agen rahasia yang tak diketahui namanya itu telah bertemu dengan tiga agen Jerman yang menggunakan nama samaran Johnny, Dick, dan Dorrick.

Mereka mendiskusikan rencana pendaratan itu dan akhirnya menyimpulkan rencana invasi itu adalah sekadar pengalihan dari serangan sesungguhnya di lokasi lainnya.

Baca juga : Jenderal Eisenhower: Jika Pendaratan Normandia Gagal, Salahkan Saya!

Ketiga agen itu yakin Sekutu akan mendarat di Calais, kota pelabuhan Perancis yang jaraknya jauh lebih dekat dengan Inggris ketimbang Normandia.

Uniknya, di hari yang sama saat teleks dari ketiga agen itu dikirim ke Jerman, salah satu agen ganda Inggris, pebisnis Juan Pujol Garcia, juga menyampaikan informasi sama kepada Jerman.

Setelah menerima masukan dari para agennya ini, Hitler kemudian membuat keputusan yang nantinya menjadi salah satu blunder terbesar dalam Perang Dunia II.

Khawatir sekutu mengerahkan pasukannya ke Calais, Hitler menunda pengiriman pasukan dan tank tambahan ke Normandia hingga tujuh pekan setelah pendaratan dilakukan.

Keputusan itu terbukti fatal karena Sekutu memiliki kesempatan untuk memperkuat posisinya di Perancis dan hanya dalam waktu setahun bisa membebaskan Perancis, Belgia, dan Belanda sebelum menginvasi Jerman.

Diduga, teleks para agen Jerman itu sempat dicegat dinas rahasia Inggris MI5 dan sengaja dibiarkan lolos ke Jerman.

Surat itu kini menjadi milik seorang staf yang bekerja di Kementerian Perang Inggris selama 30 tahun dan kini putranya akan melelang surat bersejarah tersebut di Cornwall.

Baca juga : Andai Hitler Tak Tidur Saat Sekutu Mendarat di Normandia...

Pas-de-Calais memang titik terdekat Perancis dari daratan Inggris tetapi Sekutu memilih mendarat di Normandia karena kota pelabuhan itu dipertahankan dengan baik oleh Jerman.

Namun, Sekutu membuat skenario seolah-olah akan menggelar serangan besar ke kota pelabuhan itu. Dan, ternyata umpan tersebut dipercayai Jerman.



Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional

Close Ads X