Anak Perempuan 6 Tahun Digigit Ular Kobra saat Tertidur - Kompas.com

Anak Perempuan 6 Tahun Digigit Ular Kobra saat Tertidur

Kompas.com - 11/02/2018, 08:46 WIB
Mikayla-Sue Grove dan ibunya Inge yang menjadi korban serangan ular kobra saat di rumah mereka.Metro.co.uk Mikayla-Sue Grove dan ibunya Inge yang menjadi korban serangan ular kobra saat di rumah mereka.

KWAZULU NATAL, KOMPAS.com - Seorang anak perempuan berusia 6 tahun menjadi korban gigitan ular saat tertidur di kamarnya. Dia digigit di bagian wajah yang menyebabkan bengkak pada organ tenggorokan.

Mikayla-Sue Grove mendadak terbangun di tengah malam dan mengeluhkan rasa sakit di bagian gigi.

Namun saat kedua orangtua Mikayla, Inge dan Ludwig memeriksa kamar, mereka mendapati seekor ular kobra yang diduga menjadi penyebab sakit yang diderita anak mereka.

Mereka langsung membawa kedua anak mereka, Mikayla dan adiknya Izabella keluar dari kamar. Tapi tiba-tiba ular tersebut kembali menyerang. Kali ini dengan meludahkan racun yang mengenai mata Inge.

Baca juga: Makan Daging Sapi yang Mati Digigit Ular Kobra, 60 Orang Keracunan

Satu keluarga yang berasal dari kota Ballito, provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan tersebut langsung bergegas ke rumah sakit Alberlito yang berjarak sekitar 15 menit berkendara dari rumah mereka.

Selama dalam perjalanan, Inge yang terkena racun ular pada bagian mata terus membilasnya dengan air, berharap dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Setibanya di rumah sakit, Mikayla langsung mendapat penanganan dengan memasukkan selang ke dalam tenggorokannya yang sudah mulai membengkak agar dia dapat bernafas kembali.

Pakar ular Arno Naude menuliskan di laman media sosial yang didedikasikan untuk serangan ular, tindakan yang diambil petugas rumah sakit dengan memasukkan selang sudah tepat.

"Mikayla juga mendapat 17 dosis obat anti-racun yang diberikan dalam jangka 12 jam," kata sang ayah, Ludwig Grove pada media lokal, dikutip Metro.co.uk.

Saat di rumah sakit, bekas gigitan kobra terlihat tampak jelas pada bagian dagu Mikayla. Beruntung, kondisinya segera membaik dan selang bantuan pernapasan telah dilepas.

"Dia masih di ICU, tapi saya bisa mengatakan dia sudah terbebas dari bahaya. Kami akan tahu pasti selama dua sampai tiga hari ke depan untuk mengetahui ada tidaknya kerusakan akibat racun ular," kata Ludwig.

Baca juga: Pemuda India Tewas Saat Hendak Mencium Seekor Ular Kobra

Kondisi penglihatan sang ibu, Inge, juga telah pulih meski juga masih harus berada di rumah sakit untuk perawatan intensif.

Usai kejadian, Ludwig memanggil penangkap ular ke rumahnya. Ular yang menyerang keluarganya telah diidentifikasi sebagai ular kobra peludah Mozambik (naja mossambica).


Komentar

Terkini Lainnya

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Nasional
Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional

Close Ads X