Tabrakan Kereta Amtrak di AS, 2 Tewas dan 116 Lainnya Terluka - Kompas.com

Tabrakan Kereta Amtrak di AS, 2 Tewas dan 116 Lainnya Terluka

Kompas.com - 05/02/2018, 08:22 WIB
Gambar dari atas yang menampilkan lokasi kecelakaan kereta di dekat Cayce, South Carolina, AS, Minggu (4/2/2018). (AP via CNN) Gambar dari atas yang menampilkan lokasi kecelakaan kereta di dekat Cayce, South Carolina, AS, Minggu (4/2/2018). (AP via CNN)


CAYCE, KOMPAS.com - Sedikitnya dua orang tewas dan 116 lainnya terluka ketika kereta penumpang dari New York menuju Miami bertabrakan dengan kereta barang yang berhenti, pada Minggu (4/2/2018) dini hari.

Kecelakaan itu membuat ribuan liter minyak berceceran di lokasi kejadian dekat dengan Columbia, Carolina Selatan, Amerika Serikat.

Tabrakan tersebut terjadi di Cayce sekitar pukul 02.45 dini hari. Juru bicara pemerintah setempat, Harrison Cahill mengatakan penumpak terluka mengalami luka gores hingga patah tulang.

Sementara,korban tewas diidentifikasi sebagai personel kereta Amtrak, perusahaan kereta api penumpang di AS. Mereka adalah Michael Kempf, seorang ahli mesin kereta dan Michael Sella, konduktor kereta.

Baca juga : Kereta Amtrak yang Tergelincir Diduga Menikung dengan Kecepatan 128 km/jam

Ada sekitar 148 orang yang berada di dalam Kereta Amtrak nomor 91, termasuk 139 penumpang dan 8 kru kereta.

Sekitar 19.000 liter bahan bakar tumpah, namun Cahill memastikan hal tersebut tidak mengancam keselamatan penduduk sekitar.

Kereta api diperkirakan mencapai kecepatan 94 km/jam ketika menabrak kereta barang CSX.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi AS (NTSB) Robert Sumwalt mengatakan, penyelidik menemukan adanya pemaksaan perpindahan jalur kereta Amtrak sehingga menyebabkan kereta tersebut keluar dari jalur utama.

Manurutnya, investigasi penyebab kecelakaan akan memakan waktu 12 sampai 18 bulan.


Sementara, presiden perusahaan Amtrak, Richard Anderson menuduh sistem sinyal yang dijalankan kereta api barang sempat turun. Petugas operator CSX secara manual melakukan routing.

Presiden AS Donald Trump menyatakan duka citanya terhadap insiden tersebut melalui akun Twitter-nya.

"Terima kasih kepada Responden Pertama yang luar biasa atas pekerjaan yang telah mereka lakukan," katanya memuji aksi petugas darurat yang cepat tanggap menangani kecelakaan.

Pada Desember 2017, kereta Amtrak tergelincir di dekat DuPont, Washington DC, dan sebagian gerbong meluncur jatuh dari atas jembatan layang.

Insiden tersebut menyebabkan tiga orang tewas. Ahli teknik di kereta mengatakan kepada penyidik bahwa dia telah salah menangkap sinyal, sebelum kecelakaan mematikan tersebut terjadi.


EditorVeronika Yasinta
Komentar

Terkini Lainnya

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Nasional
Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional

Close Ads X