Mumi Abad Ke-18 Penderita Sifilis Diyakini Leluhur Menlu Inggris - Kompas.com

Mumi Abad Ke-18 Penderita Sifilis Diyakini Leluhur Menlu Inggris

Kompas.com - 26/01/2018, 12:03 WIB
Peneliti menyatakan menteri luar negeri Boris Johnson memiliki hubungan darah Anna Catharina Bischoff, mumi dari abad 18 yang ditemukan di bawah gereja, di Swiss. (SRF via Sky News) Peneliti menyatakan menteri luar negeri Boris Johnson memiliki hubungan darah Anna Catharina Bischoff, mumi dari abad 18 yang ditemukan di bawah gereja, di Swiss. (SRF via Sky News)


BASEL, KOMPAS.com — Peneliti mengungkap identitas mumi dari abad ke-18 yang ditemukan di sebuah gereja di Swiss pada 1975. Ternyata, mumi itu merupakan nenek moyang Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson.

Tubuh mumi tersebut ditemukan ketika Gereja Barfusser di Basel sedang direnovasi. Namun, identitasnya masih menjadi misteri selama lebih dari 40 tahun.

Mumi berjenis kelamin perempuan itu terkubur di bawah tanah depan altar dengan menggunakan pakaian mahal dan tidak memiliki tanda-tanda kekurangan gizi.

Peneliti meyakini, mumi bernama Anna Catharina Bischoff itu berasal dari keluarga kaya.

Peneliti dari Museum Natural History Basel menyangka mumi itu berasal dari abad ke-16 karena terbungkus dalam peti kayu.

Baca juga: Menlu Inggris: Invasi Militer ke Pyongyang Bukan Perkara Gampang

Namun, penemuan arsip pada tahun lalu mengungkapkan mumi tersebut berasal dari tahun 1843 dan memiliki hubungan dengan keluarga di Basel yang kaya raya, keluarga Bischoff.

Kemudian, peneliti mengambil DNA mumi dari ibu jari kaki dan dipastikan mumi merupakan bagian dari keluarga Bischoff.

Anna Catharina Bischoff, yang meninggal pada 1787, merupakan leluhur langsung dari Boris Johnson.

"Kami berterima kasih pada analisis seni yang mampu memecahkan teka-teki ini. Siapa namanya, siapa dia, dan bagaimana dia meninggal," ucap Gerhard Hortz, antropolog museum.

Rekonstruksi kemungkinan penampilan Anna Catharina Bischoff. (The Telegraph) Rekonstruksi kemungkinan penampilan Anna Catharina Bischoff. (The Telegraph)

Bischoff lahir pada 1719 dan menikah dengan seorang pendeta. Dia dikaruniai tujuh anak, dua di antaranya hidup hingga usia dewasa.

Dia banyak menghabiskan masa hidupnya di Strasbourg, tetapi kembali ke Basel selama lima tahun terakhirnya. Dia mengidap sifilis karena kemungkinan pernah merawat penderita penyakit tersebut.

Saat itu, dia mendapatkan pengobatan merkuri yang diduga membuatnya meregang nyawa sehingga membuat mayatnya tetap terpelihara dengan baik.

Salah satu anaknya, Anna Katharina Gernler (1739-1776), menikah dengan bangsawan bernama Christian Hubert Baron Pfeffel von Kriegelstein.

Baca juga: Infeksi Hepatitis Ada sejak Ratusan Tahun, Mumi Anak Ini Buktinya

Lima generasi selanjutnya, Marie Luise von Pfeffel menikah dengan Stanley Fred Williams dan anak perempuan mereka, Yvonne, menikah dengan Osman Wilfred Johnson Kemal.

Keduanya memiliki anak bernama Stanley Johnson yang merupakan ayah dari Boris Johnson.

Boris Johnson merespons pengungkapan identitas mumi itu melalui akun Twitter-nya.

"Sangat senang mendengar kabar tentang mumi nenek moyang saya adalah pelopor dalam perawatan kesehatan seksual. Sangat bangga," tulisnya.

EditorVeronika Yasinta
Komentar

Close Ads X