Seekor Anjing Tempuh 17.000 km untuk Kembali ke Pemiliknya - Kompas.com

Seekor Anjing Tempuh 17.000 km untuk Kembali ke Pemiliknya

Kompas.com - 25/01/2018, 14:46 WIB
Timothy, si anjing penyelamat, ketinggalan penerbangan lanjutan dari Kuala Lumpur dan meninggalkan dokumen imigrasinya di Alice Springs. (Australia Plus) Timothy, si anjing penyelamat, ketinggalan penerbangan lanjutan dari Kuala Lumpur dan meninggalkan dokumen imigrasinya di Alice Springs. (Australia Plus)


ALICE SPRINGS, KOMPAS.com - Seekor anjing bepergian tanpa pemiliknya dengan menumpang pesawat Malaysia Airlines yang salah.

Anjing kecil itu terpaksa melakukan pendaratan darurat di Australia Tengah. Namun, dia berhasil pulang setelah melakukan perjalanan panjang sejauh 17.000 kilometer.

Timothy, si anjing terrier Maltese, terpaksa bermalam di Alice Springs pekan lalu, bersama 224 penumpang pesawat Malaysia Airlines MH122 saat salah satu mesinnya mengalami kerusakan.

Anjing penyelamatan berusia enam tahun itu melakukan penerbangan pertamanya dari Sydney melalui Kuala Lumpur ke London, tempat keluarga yang memeliharanya.

"Mimpi terburuk saya ketika dia ditinggalkan di kandang kayu tanpa memiliki akses terhadap makanan atau air," kata sang pemilik, Susan Merrell, yang bepergian dengan keluarganya dengan maskapai penerbangan yang berbeda.

Baca juga : Melawan Saat Ditangkap, Penjahat Gigit Kepala Anjing Polisi

Sebagai gantinya, komunitas di Alice Springs menawarkan makanan dan tempat berlindung pada malam itu.

Pemilik toko hewan Pet Flyers, Peter Melville, yang mengatur perjalanan Timothy, mengatakan bukan tak biasa bagi hewan peliharaan untuk terbang tanpa ditemani dalam sebuah penerbangan jarak jauh.

"Kami seringkali harus menjemput hewan peliharaan dari bandara yang berbeda karena cuaca, tapi saya tak ingat harus mengirim orang ke bandara setelah melakukan pendaratan darurat," katanya.

"Saat Anda mendengar kata-kata 'pendaratan darurat' dan Anda tahu ada hewan peliharaan di dalam pesawat, maka Anda akan merasakan sedikit kekhawatiran," ujarnya.

Baca juga : Pemburu Rusia Tewas Tertembak oleh Anjing Peliharaannya Sendiri

Namun, drama penerbangan itu belum usai bagi Timothy. Dia tak hanya ketinggalan penerbangan lanjutan dari Kuala Lumpur setelah tiba sehari lebih lambat dari jadwalnya.

Lalu, dokumen imigrasi Timothy juga tertinggal di pesawat asli yang sedang diperbaiki di Alice Springs.

"Rencananya dia akan tiba di Heathrow pukul 05.35 pagi dan penerbangan kami akan mendarat pukul 11.30," kata Merrell.

Setelah empat hari dan lebih dari 17.000 km perjalanan, anjing tersebut dilepaskan dari karantina Bandara Heathrow dan bersatu kembali dengan sang pemilik.

"Dia (Timothy) sebenarnya cukup emosional. Dia gemetar, menangis dan menyalak. Tapi saya pikir secara keseluruhan, dia sangat senang melihat kami dan begitu juga kami," kata Merrell.


EditorVeronika Yasinta
Komentar

Close Ads X