Paus Fransiskus Khawatir Dunia di Ambang Perang Nuklir - Kompas.com

Paus Fransiskus Khawatir Dunia di Ambang Perang Nuklir

Kompas.com - 15/01/2018, 20:11 WIB
Paus Fransiskus dalam penerbangan menuju ke Amerika Selatan, Senin (15/1/2018), menunjukkan foto seorang  bocah Jepang tengah menggendong jenazah saudaranya yang tewas akibat bom atom yang dijatuhkan AS di Nagasaki pada 1945.ALESSANDRO BIANCHI / POOL / AFP Paus Fransiskus dalam penerbangan menuju ke Amerika Selatan, Senin (15/1/2018), menunjukkan foto seorang bocah Jepang tengah menggendong jenazah saudaranya yang tewas akibat bom atom yang dijatuhkan AS di Nagasaki pada 1945.

VATIKAN, KOMPAS.com - Paus Fransiskus, Senin (15/1/2018), menyebut dunia sudah berdiri di ambang perang nuklir dan kondisi itu menakutkannya.

Pernyataan ini disampaikan Paus Fransiskus di atas pesawat yang membawanya ke Chile dan Peru untuk melakukan kunjungan resmi.

Hal ini juga disampaikan Paus sehari setelah peringatan yang salah tentang serangan misil balistik membuat kepanikan di Hawaii.

"Saya kira kita sudah ada di ambang perang nuklir. Saya amat menakutkan hal ini. Satu kecelakaan saja cukup untuk memicunya," ujar Paus Fransiskus.

Baca juga : Paus Fransiskus Sebut Senjata Nuklir sebagai Hal Irasional

Pemimpin Gereja Katolik sedunia itu menunjukkan kepara jurnalis yang mengikuti perjalanannya sederet foto yang diambil pada 1945.

Dalam foto itu terlihat seorang anak laki-laki Jepang tengah membawa jenazah saudaranya yang tewas akibat bom atom yang dijatuhkan AS di Nagasaki.

Di belakang foto itu Paus Fransiskus menuliskan sebuah kalimat pendek: "Buah dari perang."

"Saya ingin mencetak dan mendistribusikan foto ini. Sebab, foto semacam ini lebih kuat dari ribuan kata-kata. Itulah sebabnya saya ingin membaginya dengan kalian," ujar Paus berusia 81 tahun itu.



EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Komentar

Terkini Lainnya

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Nasional
Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional

Close Ads X