Masuk Bagasi Pesawat, Alat Musik Berusia Ratusan Tahun Hancur - Kompas.com

Masuk Bagasi Pesawat, Alat Musik Berusia Ratusan Tahun Hancur

Agni Vidya Perdana
Kompas.com - 10/01/2018, 19:52 WIB
Alat musik viola da gamba milik Myrna Herzog yang dibuat pada abad ke-17 itu hancur setelah disimpan di bagasi pesawat selama penerbangan.Dokumentasi Myrna Herzog via Sky News Alat musik viola da gamba milik Myrna Herzog yang dibuat pada abad ke-17 itu hancur setelah disimpan di bagasi pesawat selama penerbangan.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sebuah alat musik dari abad ke-17 hancur setelah dibawa dalam penerbangan dari Rio de Janeiro, Brasil menuju Tel Aviv, Israel dengan disimpan di bagasi pesawat.

Myrna Herzog, seorang pemain musik mengklaim dirinya terpaksa menyimpan alat musik viola da gamba miliknya di bagasi pesawat saat dia terbang menggunakan maskapai Italia, Alitalia.

Viola da gamba adalah alat musik gesek mirip biola namun memiliki ukuran yang sedikit lebih besar dengan suara yang lebih rendah dan dalam.

Myrna yang merupakan direktur dari kelompok musik klasik Israel, Phoenix, mengatakan dirinya melakukan penerbangan pada 3 Januari 2018 dari Rio de Janeiro menuju Tel Aviv.

Baca juga: Cerita Perempuan Australia yang Jatuh Cinta pada Alat Musik Bundengan

Semula dia bermaksud membeli kursi tambahan untuk menempatkan viola miliknya di kabin penumpang.

Namun pihak maskapai menginformasikan jika kursi untuk pesawat yang dinaiki Myrna telah penuh.

Pihak maskapai lantas menawarkan Myrna untuk menyimpan alat musiknya di bagasi pesawat dan meyakinkan akan menjaga serta menjamin alat musiknya akan dijaga dengan baik.

Setelah diyakinkan pihak maskapai, Myrna akhirnya mau menempatkan alat musik senilai 148.000 poundsterling (sekitar Rp 2,6 miliar) miliknya di bagasi pesawat.

Namun setibanya di bandara tujuan, alat musiknya tidak segera keluar dari bagasi. Setelah menunggu cukup lama, Myrna akhirnya menemui pihak maskapai.

"Saya melapor ke bagian klaim bagasi. Dan saat dicari, mereka mengatakan telah menemukan alat musik saya tiba dalam keadaan rusak," ujarnya seperti ditulis di situs The Strad.

"Setelah mengisi formulir, petugas menunjukkan alat musik itu pada saya. Seketika saya terkejut. Bahkan petugas pun terkejut," tambahnya dilansir Sky News.

Baca juga: Unik, Ubur-ubur Kuno Ini Bebentuk Seperti Alat Musik

Viola da gamba miliknya hancur meski telah disimpan dalam koper khusus. Bahkan koper tersebut turut hancur.

Myrna kemudian mengunggah foto alat musiknya yang sudah tak berbentuk ke media sosial, yang langsung ditanggapi beragam.

Sebagian menyesalkan pihak maskapai yang tidak menepati janjinya menjaga barang bawaan menumpang.

Sementara yang lain menyalahkan Myrna karena memaksakan menaruh alat musik yang rapuh ke bagasi pesawat.

Atas insiden yang menimpa Myrna, pihak maskapai Alitalia menolak dikatakan sebagai satu-satunya yang bertanggung jawab atas kerusakan alat musik itu.

Dalam pernyataannya, Alitalia mengatakan menyesal atas insiden yang menyebabkan rusaknya alat musik itu.

Namun mereka juga mengatakan jika Myrna tidak pernah meminta kursi tambahan dan menolak saat ditawarkan.

Baca juga: Unik, Miniatur Motor dan Alat Musik dari Kaleng Bekas

Pihak maskapai juga telah mengingatkan bahwa cara terbaik untuk barang berharga seperti alat musik milik Myrna adalah dengan membawanya ke kabin pesawat.

Pihak Alitalia berjanji akan melanjutkan pemeriksaan, menetapkan fakta dan bersedia memberi ganti rugi sesuai dengan peraturan internasional yang berlaku.

PenulisAgni Vidya Perdana
EditorAgni Vidya Perdana
SumberSky News
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM