Korut Ikuti Olimpiade Musim Dingin, AS Ingatkan Lagi Sanksi PBB - Kompas.com

Korut Ikuti Olimpiade Musim Dingin, AS Ingatkan Lagi Sanksi PBB

Agni Vidya Perdana
Kompas.com - 10/01/2018, 06:22 WIB
Juru bicara Departemen Negara Bagian AS Heather Nauert menyampaikan keterangan kepada wartawan di Washington DC.Mandel Ngan / AFP Juru bicara Departemen Negara Bagian AS Heather Nauert menyampaikan keterangan kepada wartawan di Washington DC.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Korea Utara dipastikan bakal berpartisipasi di ajang olahraga dunia, Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan.

Kepastian tersebut didapat setelah digelarnya pertemuan tingkat tinggi antara kedua negara pada Selasa (9/1/2018) di Panmunjom, sebagai salah satu hasil.

Terkait hal itu, Amerika Serikat mengingatkan kembali tentang sanksi internasional yang tengah dijatuhkan kepada Pyongyang.

Departemen Negara Bagian AS menyambut baik hasil pertemuan yang mengizinkan keikutsertaan Korea Utara di ajang olahraga bergengsi itu.

Baca juga: Hasil Penting Pertemuan Korut-Korsel, Olimpiade dan Perdamaian

Namun AS juga berpesan agar langkah tersebut tidak menjadi panggung bagi rezim Kim Jong Un dan mengecilkan upaya pengisolasian Korea Utara.

"AS tetap akan berkonsultasi dengan pejabat Republik Korea (Korea Selatan) untuk memastikan partisipasi Korea Utara di Olimpiade Musim Dingin tidak melanggar sanksi yang sedang diberlakukan oleh Dewan Keamanan PBB," kata juru bicara departemen Heather Nauert, dilansir AFP.

Nauert menambahkan, Presiden Donald Trump telah bertemu dengan pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in pada 4 Januari.

Dalam pertemuan itu AS berkomitmen untuk ikut menjaga kesuksesan dan keamanan selama berlangsungnya olimpiade.

"Selama pertemuan keduanya juga sepakat untuk melanjutkan kampanye pemberian tekanan maksimal kepada Korea Utara demi tercapainya denuklirisasi kawasan Semenanjung Korea," tambah dia.

Baca juga: Korut Mulai Buka Dialog, PBB Harap Ada Solusi untuk Denuklirisasi

Meski demikian, departemen negara bagian AS tidak berkomentar terkait kesepakatan perundingan dan dibukanya kembali saluran komunikasi militer antara Seoul dan Pyongyang.

PenulisAgni Vidya Perdana
EditorAgni Vidya Perdana
SumberAFP
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM