Baru Dibuka Lima Hari, Jalan Tol Berpanel Surya di China Sudah Dicuri - Kompas.com

Baru Dibuka Lima Hari, Jalan Tol Berpanel Surya di China Sudah Dicuri

Agni Vidya Perdana
Kompas.com - 09/01/2018, 18:19 WIB
Sebuah mobil bersiap melintas di atas jalan berpanel surya di Jinan, provinsi Shandong, China, saat diresmikan pada 28 Desember 2017.VCG / Getty Images via The Guardian Sebuah mobil bersiap melintas di atas jalan berpanel surya di Jinan, provinsi Shandong, China, saat diresmikan pada 28 Desember 2017.

BEIJING, KOMPAS.com - Jalan tol berlapis panel solar belum lama diresmikan dan dibuka untuk uji coba di China utara. Namun, belum genap seminggu pasca-peresmian jalan itu kembali ditutup.

Dilaporkan media lokal Qilu Evening News, dilansir SCMP, sebagian dari ruas jalan berpanel surya itu telah dicuri lima hari setelah diresmikan.

Pencurian itu baru diketahui saat dilakukan inspeksi rutin, Selasa (2/1/2018) pekan lalu. Petugas menemukan ada tindak pengrusakan dan bagian panel surya yang hilang.

Baca juga: China Bakal Bangun Pelabuhan Militer di Pakistan

Satu bagian panel berukuran 1,8 meter telah dicabut dari tempatnya, sementara tujuh bagian panel di sekelilingnya telah dirusak orang tidak bertanggung jawab.

Panel tersebut seharusnya terpasang di atas permukaan jalan yang kemudian dilapisi permukaan tembus pandang sebagai pelindung.

Teknologi yang sama sudah lebih dulu diterapkan di sebuah ruas jalan di pedesaan di Perancis pada 2016.

Namun dari skala ukuran dan panjang, jalan berpanel tenaga surya yang dibangun di jalanan di Jinan, provinsi Shandong, China tersebut diklaim sebagai yang terbesar di dunia.

Ruas jalan tol yang juga dilapisi panel tenaga surya itu sepanjang satu kilometer dan telah dibuka untuk uji coba pada 28 Desember 2017.

Dilaporkan Xinhua, panel surya itu dapat menghasilkan 1 juta kilowatt jam energi per tahun, yang mana mampu untuk memenuhi kebutuhan 800 rumah tangga.

Salah seorang karyawan Shandong Pavenergy, selaku pengembang proyek, dikutip surat kabar, sejumlah orang pernah ditangkap selama karena berusaha mencuri panel dan peralatan di lokasi sebelum dipasang.

Baca juga: Dampak Sanksi PBB, 100 Restoran Korea Utara di China Bakal Tutup

Akibat kerusakan yang ditimbulkan dari tindak pencurian tersebut, jalan yang baru lima hari beroperasi itu harus kembali ditutup untuk perbaikan dan penyelidikan.

China telah menjadi negara penghasil listrik tenaga surya terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai 77,4 gigawatt pada akhir 2016, menurut data Badan Energi Nasional (NEA).

PenulisAgni Vidya Perdana
EditorAgni Vidya Perdana
SumberSCMP
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM