Perempuan Ini Diceraikan Usai Jual Akun "Game Online" Suaminya - Kompas.com

Perempuan Ini Diceraikan Usai Jual Akun "Game Online" Suaminya

Ervan Hardoko
Kompas.com - 04/01/2018, 16:55 WIB
Perceraian.Thinkstock Perceraian.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Belum lama ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kecanduan video game sebagai sebuah masalah kesehatan mental.

Mungkin keputusan itu bagi beberapa orang amat aneh tetapi kisah dari Malaysia ini mungkin bisa menjadi bukti betapa masuk akalnya langkah WHO itu.

Salah satu video game populer produksi Tencent "King of Glory" sekali lagi mendapatkan publisitas buruk di berbagai media.

Pasalnya, gara-gara permainan ini seorang pria Malaysia berusia 25 tahun memutuskan untuk menceraikan istri yang sudah dinikahinya selama enam tahun.

Baca juga : Korban Telepon Iseng Pemain Game Online, Pria AS Tewas Ditembak Polisi

Gara-garanya, sang istri menjual akun video game kesayangannya dengan harapan pria itu bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan istri dan anak-anaknya.

Di masa lalu, permainan ini juga dikaitkan dengan kematian seorang "gamer" China setelah menggeluti permainan ini selama beberapa hari tanpa henti.

Pasangan yang sama-sama berusia 25 tahun yang tak disebutkan identitasnya itu jatuh cinta enam tahun lalu.

Sang perempuan, yang meski berkebangsaan China, rela meninggalkan kampung halamannya dan pindah ke Malaysia demi pria pujaan hatinya itu.

Permainan online, King of Glory.Oddity Central Permainan online, King of Glory.
Keduanya lalu menikah dan bahtera rumah tangga mereka amat baik hingga dua tahun lalu saat permainan "King of Glory" dirilis.

Pria Malaysia ini begitu jatuh hati dengan permainan tersebut sejak pertama kali mencoba. Namn, sang istri tak membayangkan jika permainan itu bisa merusak rumah tangga mereka.

Awalnya, perempuan bahkan ikut bermain dengan suaminya. Namun, kemudian pria itu mengeluhkan kemampuan istrinya dan memilih bermain dengan teman-temannya.

Pada satu titik, pria itu memilih pergi dari rumah hanya untuk sekadar memainkan "game" itu dan pulang ke rumah pada dini hari.

Baca juga : Awas... Kecanduan Game Online Tak Cuma Bikin Anak Depresi!

Di saat dia tak pergi meninggalkan rumah, dia mengundang teman-temannya ke kediamannya untuk bermain dan sama sekali tak mempedulikan istri serta putrinya.

"Dia berjanji berulang kali akan berhenti bermain, tetapi janji itu tak pernah dia tepati," ujar perempuan itu lewat media sosial.

Lalu semuanya semakin tak tertahankan, setelah pria itu kembali bermain semalam suntuk bersama teman-temannya.

Saat, sang suami tertidur, perempuan itu mengambil teleponnya dan menjual akun sang suami secara online.

Dia berharap cara ini akan membuat sang suami berhenti bermain dan mulai menghabiskan waktu bersama keluarganya. Namun, harapannya salah.

Saat pria itu bangun dan menyadari dia tak bisa lagi memainkan "King of Glory" dia mengamuk, dia lalu menyeret istrinya ke lantai bawah kediamannya.

Di sana, pria tersebut mengatakan, dia mengetahui bahwa istrinya yang sudah menjual akun "King of Glory" miliknya dan dia memutuskan untuk menceraikan istrinya.

Baca juga : Buka Bisnis Game Online Ilegal, 1.318 Warga China Ditangkap

Dia juga meminta sang istri meninggalkan Malaysia dan kembali ke kampung halamannya di China.

"Saya tak punya harapan lagi terhadap suami saya," ujar perempuan itu lewat WeChat.

"Dia bermain game setiap hari dan mengabaikan saya serta putrinya. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mendapatkan hak asuh putri saya sehingga bisa membawanya ke China dan membesarkannya," kata dia.

PenulisErvan Hardoko
EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM