Presiden Korea Selatan akan ke China Bahas Nuklir Pyongyang - Kompas.com

Presiden Korea Selatan akan ke China Bahas Nuklir Pyongyang

Agni Vidya Perdana
Kompas.com - 06/12/2017, 19:31 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-In (dua dari kiri) saat menghadiri konferensi tingkat Asia Tenggara di Filipina.BULLIT MARQUEZ / AFP Presiden Korea Selatan Moon Jae-In (dua dari kiri) saat menghadiri konferensi tingkat Asia Tenggara di Filipina.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dijadwalkan bakal berkunjung ke China pada pekan depan untuk membahas sejumlah isu, termasuk di antaranya nuklir Korea Utara.

Disampaikan kantor kepresidenan, pembahasan jalan damai mengatasi isu nuklir Korea Utara menjadi salah satu agenda yang dibawa Presiden Moon saat bertemu Presiden Xi Jinping.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan, kunjungan tersebut akan membahas isu internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama.

Termasuk di antaranya, meningkatkan komunikasi dan koordinasi terkait masalah nuklir semenanjung Korea.

Baca juga: Rusia dan Korea Selatan Kembangkan Anjing Tentara untuk Perang?

China telah mencoba membujuk Korea Utara untuk menunda uji coba misilnya dengan balasan Korea Selatan akan menghentikan latihan militer bersama dengan AS. Namun usulan itu selalu ditolak AS.

Kabar rencana kunjungan Presiden Moon ke China bersamaan dengan perwakilan PBB yang bertemu dengan pejabat senior Korea Utara di Pyongyang pada Selasa (5/12/2017).

Utusan PBB, Jeffrey Feltman, sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal untuk urusan politik ditemui Wakil Menteri Luar Negeri Pak Myong Kuk.

Dalam pertemuan, keduanya membahas apa yang digambarkan sebagai isu kepentingan dan perhatian bersama.

"Mereka membahas kerja sama antara Republik Rakyat Demokratis Korea (DPRK) dengan sekretariat PBB dan bantuan badan-badan PBB kepada DPRK, serta hal-hal lain yang menjadi kepentingan bersama," tulis kantor berita Korea Utara KCNA dikutip AFP.

Kunjungan Feltman ke Korea Utara menjadi yang pertama dilakukan diplomat PBB setingkatnya sejak 2010.

Kunjungan itu dilakukan menyusul uji coba misil Korea Utara yang diklaim mampu menjangkau seluruh wilayah AS.

Baca juga: Jepang Tolak Ajakan Dialog AS Bahas Korea Utara

PenulisAgni Vidya Perdana
EditorAgni Vidya Perdana
SumberAFP
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM