Polisi Italia Bebaskan Wanita yang Diculik dan Disekap Selama 10 Tahun - Kompas.com

Polisi Italia Bebaskan Wanita yang Diculik dan Disekap Selama 10 Tahun

Agni Vidya Perdana
Kompas.com - 29/11/2017, 19:22 WIB
Tangga menuju ruang bawah tanah yang digunakan untuk menyekap seorang wanita selama sepuluh tahun.Ansa via Daily Mail Tangga menuju ruang bawah tanah yang digunakan untuk menyekap seorang wanita selama sepuluh tahun.

ROMA, KOMPAS.com - Kepolisian Italia tak sengaja mengungkap kasus penculikan seorang wanita yang telah disekap selama 10 tahun.

Aloisio Giordano (52) dihentikan petugas polisi di Calabria, Italia akhir pekan lalu karena pelanggaran lalu lintas.

Petugas pun curiga saat melihat seorang anak laki-laki yang tampak menderita kekurangan gizi.

Baca juga: Pemerintah Italia Selidiki Temuan 26 Mayat Perempuan di Laut Mediterania

Setelah diinterogasi, polisi menuju ke rumah pria tersebut yang ada di sebuah desa di Gizzeria, di selatan Italia dan mendapati seorang wanita disekap di sebuah ruang bawah tanah.

Kepada polisi, wanita yang diketahui berusia 29 tahun dan berasal dari Rumania itu mengaku sebagai korban penculikan dan telah disekap selama sepuluh tahun.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu juga mengalami tindak kekerasan dan perkosaan berulang-ulang hingga melahirkan dua orang anak, masing-masing anak laki-laki berusia sembilan tahun dan perempuan tiga tahun.

Polisi lantas menahan Giordano atas tuduhan penculikan.

Catatan kepolisian bahkan menunjukkan tersangka bukan kali pertama didakwa atas kasus penculikan.

Pada 1995, Giordano sempat dipenjara selama lima tahun karena kasus penculikan, perkosaan dan menyiksa seorang perempuan.

Korban keduanya saat ini diduga sebelumnya bekerja pada tersangka dan membantu merawat istri pelaku yang sakit.

Namun setelah istrinya meninggal Giordano menawarkan tempat tinggal pada perempuan yang membantunya, yang berakhir pada penyekapan dan perkosaan.

Dalam sebuah rekaman, polisi menggambarkan situasi ruang tempat korban disekap.

Ruangan tersebut tanpa saluran air maupun listrik. Ada ember di bawah kursi yang digunakan sebagai toilet, serta ember lain yang dipakai menyimpan makanan untuk korban, yang kebanyakan sudah tak layak.

Baca juga: Pria Italia Terbukti Sengaja Tularkan HIV kepada 30 Wanita

PenulisAgni Vidya Perdana
EditorAgni Vidya Perdana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM