PM Spanyol Bakal Kunjungi Catalonia - Kompas.com

PM Spanyol Bakal Kunjungi Catalonia

Ardi Priyatno Utomo
Kompas.com - 12/11/2017, 15:21 WIB
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy berbicara dalam sebuah konferensi pers di Istana La Moncloa di Madrid, Spanyol, Minggu (1/10/2017), pada hari referendum kemerdekaan Catalonia. Pemerintah Spanyol menentang referendum Catalonia dan melarang pelaksanaan pemungutan suara yang berakhir kericuhan antara otoritas keamanan dan warga.AFP PHOTO/JAVIER SORIANO Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy berbicara dalam sebuah konferensi pers di Istana La Moncloa di Madrid, Spanyol, Minggu (1/10/2017), pada hari referendum kemerdekaan Catalonia. Pemerintah Spanyol menentang referendum Catalonia dan melarang pelaksanaan pemungutan suara yang berakhir kericuhan antara otoritas keamanan dan warga.

MADRID, KOMPAS.com - Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, bakal mengunjungi Catalonia Minggu (12/11/2017).

Kantor berita AFP melansir, Rajoy dijadwalkan datang pada pukul 11.00 waktu setempat, atau pukul 16.00 WIB.

Kedatangannya merupakan bentuk dukungan terhadap kampanye Partai Populer yang menyongsong pemilu pada 21 Desember mendatang.

Ini adalah pertama kalinya Rajoy datang pasca-membekukan status otonomi Catalonia sebagai reaksi deklarasi kemerdekaan yang didengungkan 27 Oktober lalu.

Sabtu (11/11/2017), ratusan ribu orang yang mendukung kemerdekaan Catalonia memadati jalan di sekitar Barcelona lebih dahulu "menyambut" Rajoy lewat aksi unjuk rasa.

Baca juga : Puigdemont Tuduh UE Bantu Spanyol Hambat Kemerdekaan Catalonia

Mereka mendesak agar pemerintahan Rajoy bisa membebaskan delapan pejabat Catalonia yang ditahan sejak 2 Novmber.

Kedelapan pejabat itu, termasuk Wakil Presiden Oriol Junqueras, didakwa melakukan makar, dan menyalahgunakan anggaran pemerintahannya untuk memprovokasi rakyat.

Massa pendukung kemerdekaan memprotes karena mereka ditahan tanpa adanya peluang bebas setelah membayar jaminan.

Apalagi, juru bicara parlemen Catalonia, Carme Forcadell, diijinkan menghirup udara luar pasca-membayar 150.000 euro, sekitar Rp 2,3 miliar.

Baca juga : Juru Bicara Catalonia Bisa Bebas dengan Membayar Jaminan Rp 2,3 Miliar

AFP memberitakan, Rajoy tidak akan menanggapi protes pendukung kemerdekaan itu dengan muncul di depan publik.

Krisis Spanyol menjadi isu yang serius diperbincangkan di Eropa selain proses perceraian Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Karena ketidakjelasan nasib Catalonia, sebanyak 2.400 pebisnis terpaksa memindahkan perusahaannya.

Kondisi ini dikeluhkan Wali Kota Barcelona, Ada Colau, yang condong kepada Madrid.

Colau berpendapat, tindakan pemerintahan Presiden Carles Puigdemont yang ingin menyatakan kemerdekaan membuat kondisi di Catalonia begitu kacau.

"Mereka memanaskan tensi dengan pernyataan kemerdekaan meski sebagian besar tidak ingin," kecam Colau.

Baca juga : Aksi Dukung Kemerdekaan Catalonia, Pendemo Tutup Jalur Transportasi

PenulisArdi Priyatno Utomo
EditorArdi Priyatno Utomo
SumberAFP
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM