Kolam Kuno di Masa Yesus Lahir Direstorasi, AS Kucurkan Rp 10 Miliar - Kompas.com

Kolam Kuno di Masa Yesus Lahir Direstorasi, AS Kucurkan Rp 10 Miliar

Kompas.com - 10/10/2017, 22:01 WIB
Pemandangan Kolam Salomo di Kota Bethlehem, Tepi Barat, pada tanggal 10 Oktober 2017, pada hari peluncuran proyek konservasi yang didanai oleh Amerika Serikat untuk melestarikan situs ini.AFP/ Musa AL SHAER Pemandangan Kolam Salomo di Kota Bethlehem, Tepi Barat, pada tanggal 10 Oktober 2017, pada hari peluncuran proyek konservasi yang didanai oleh Amerika Serikat untuk melestarikan situs ini.

AL-KHADER, KOMPAS.com - Kolam kuno yang menyediakan air ke Jerusalem di masa Yesus lahir, direstorasi dengan dana dari Amerika Serikat.

Kantor berita AFP, Selasa (10/10/2017) melansir, AS menyediakan dana sebesar 750 ribu dollar AS atau sekitar Rp10 miliar untuk perbaikan tersebut.

Tiga kolam Salomo di dekat Betlehem di Tepi Barat dibangun di sekitar masa kelahiran Yesus.

Berdasarkan hasil penelitian Institute for Palestine Studies (IPS), di masa itu, tempat tersebut merupakan sumber air utama bagi seluruh kota. 

Baca: Semasa dengan Mujizat Yesus, Bengkel Perkakas Batu Didapati di Galilea

Hasil studi itu menyebut, saluran pertama yang mengalirkan air ke kolam-kolam di sebelah selatan, diperkirakan dibangun di masa Raja Herodes, antara tahun 37 dan 4 SM.

Berselang 2.000 tahun sejak masa itu, kolam-kolam itu telah runtuh dan hanya dua dari tiga kolam yang terisi air.

Bahkan, satu kolam yang tertua berada dalam kondisi yang amat buruk.

Sejak tahun 1993, setidaknya ada enam orang tenggelam di kolam-kolam itu.

Konsulat AS di Jerusalem yang menyediakan dana untuk restorasi, berharap dapat melihat kolam-kolam tersebut berubah menjadi bagian dari lokasi wisata utama di Tepi Barat.

Kawasan itu telah diduduki Israel sejak tahun 1967.

Baca: Restorasi Makam Yesus Berbiaya Rp 49 Miliar Rampung, Apa yang Berubah?

"Proyek ini lebih dari sekadar melindungi sejarah, ini tentang melindungi kehidupan dan mata pencarian orang-orang yang tinggal di sini sekarang," kata Konsul Jenderal AS Donald Blome.

Hibah tersebut datang pada saat Presiden AS Donald Trump mencoba meyakinkan para pemimpin Palestina dan Israel untuk memulai kembali perundingan damai yang macet.

AS pun hendak memberi dukungan ekonomi kepada Palestina dan menjadi pilar utama bagi AS untuk membangun upaya perdamaian itu.

"(Trump) telah memperjelas bahwa elemen penting untuk pencapaian perdamaian akan membuka potensi penuh bagi ekonomi Palestina," ujar Blome.

Baca: Lapisan Tersembunyi di Makam Yesus Kini Terungkap

Lokasi yang tinggi di perbukitan, dengan kondisi kering sepanjang tahun, menjadikan Jerusalem sebagai wilayah yang selalu menderita kekurangan air di sepanjang sejarahnya.

George Bassous, manajer umum kolam Salomo itu mengatakan, situs tersebut telah terbengkalai sejak lama.

"Pentingnya situs ini berasal dari fakta bahwa selama berabad-abad tempat ini menjadi penampungan yang menyediakan air bagi Jerusalem."

"Jadi adalah tugas kita untuk melindungi dan memulihkannya," kata Bassous.

Baca: Bertemu Mereka yang Mengaku sebagai Yesus Juru Selamat...


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM