Berpindahnya Hajatan Tahunan Kaum Nudis ke Byron Bay... - Kompas.com

Berpindahnya Hajatan Tahunan Kaum Nudis ke Byron Bay...

Kompas.com - 09/10/2017, 21:41 WIB
Kelompok nudis mengusulkan penggunaan peluit bagi pengguna pantai agar lebih aman.


ABC North Coast: Samantha Turnbull Kelompok nudis mengusulkan penggunaan peluit bagi pengguna pantai agar lebih aman.

SYDNEY, KOMPAS.com -Setelah 60 tahun diselenggarakan di kawasan pantai di Noosa, negara bagian Queensland, ajang olahraga kaum nudis untuk pertama kalinya digelar Byron Bay di New South Wales, Australia, Sabtu (7/10/2017) lalu.

Penyelenggara acara, Cheryl Bridge mengatakan, ajang tahunan tersebut merupakan hal yang penting dalam kegiatan kelompok naturist.

Naturist, artinya kelompok yang dekat dengan alam, karena tidak ada batasan dengan pakaian yang dikenakan.

"Ini menjadi ajang berkumpul sekali setahun, di mana kami bisa bersenda gurau, bergembira dan bertemu dengan teman-teman dari kelompok ini," kata dia.

Baca: Nick dan Lins, Pasangan Nudis yang Telanjang Keliling Dunia...

Di dalam ajang ini digelar beragam perlombaan, mirip dengan lomba-lomba dalam kegiatan 17 Agustus di Indonesia.

Ada lomba membawa telur dengan sendok, atau lomba lari karung, dan sejenisnya.

Tanda dan peluit untuk keamanan

Selain pertemuan dan bersenda gurau, Australian Naturist Federation, kelompok yang menaungi para nudis ini menyebut, acara ini juga digunakan untuk membicarakan masalah yang terjadi di dalam komunitas.

Garis pantai di Bryon Bay antara Belongil dan Tyagarah sudah dinyatakan sebagai kawasan 'clothing optional' (memakai baju tidak diharuskan) oleh kota praja setempat, sejak tahun 1998.

Namun, warga setempat sudah menyerukan agar status tersebut dicabut menyusul adanya penyerangan seksual di kawasan itu baru-baru ini.

Chris Dobney yang merupakan salah seorang yang senang telanjang di luar ruangan itu mengaku mengerti  dengan alasan keamanan yang dikhawatirkan warga setempat.

Namun, dia sudah memulai petisi untuk tetap mempertahankan status 'memakai baju tidak diharuskan' di kawasan tersebut.

"Saya ingin menekankan, mereka yang melakukan serangan itu bukanlah naturis."

"Mereka adalah yang datang ke sini, karena ini tempat yang terpencil dan merasa bisa menyerang orang lain tanpa ada yang tahu." kata Dobney.

"Tidak ada tanda apapun di pantai ini, dan inilah salah satu pantai nudis yang pernah saya kunjungi di mana tidak ada tanda untuk memberi informasi, di mana tempat yang aman untuk telanjang dan mana yang tidak aman."

"Bila pantai ini diberi tanda yang jelas, saya kira situasinya akan lebih baik bagi perempuan dan para pengguna lainnya."

Wayne Penn, salah seorang naturis lainnya mengusulkan penggunaan peluit bagi pengguna pantai untuk meningkatkan keamanan.

"Kita berbicara mengenai bagaimana meningkatkan keamanan, dan di tahun 1990-an, ada proyek penggunaan peluit yang sangat efektif."

"Bahwa bila anda merasa terancam, gunakan peluit, dan bila ada orang di sekitar anda juga menggunakan peluit, maka akan membuat pelaku takut," katanya.

"Banyak teman perempuan saya datang ke pantai ini. Mendengar cerita mengkhawatirkan dari mereka, membuat saya lebih bertekad untuk melakukan sesuatu."

The Australian Naturist Federation juga menawarkan penggunaan bendera kuning untuk menandai wilayah pantai yang aman bagi para nudis.

"Yang ingin kami tunjukkan adalah bahwa Australian Naturist Federation adalah sebuah kelompok besar yang memiliki jaringan ke seluruh negara di dunia.

"Ada jutaan orang yang menggunakan fasilitas nudis ini," kata Presiden ANF Greg Serow.

"Kami adalah naturis, kami percaya dengan usaha menyelamatkan dunia, bersahabat dengan yang lain dan perduli dengan lingkungan."

"Kami tidak berhubungan dengan konsep apa pun."

"Dan untuk membuat daerah lebih aman bagi perempuan, kami akan mengusulkan adanya bendera di pantai, sehingga daerah itu aman, sampai kami tidak lagi diganggu oleh orang-orang ini."

Serow mengatakan, kepindahan dari Byron Bay dilakukan menyusul adanya perlakuan dari polisi Queensland terhadap para pengguna pantai yang telanjang dalam acara di Alexandria Bay, Noosa, tahun 2016.

"Polisi mulai menahan orang, hal yang aneh, karena tidak ada yang berusaha melukai yang lain." kata Serow.

"Sekitar 800 orang hadir di Alexandria Bay dan polisi membuat keadaan jadi lebih sulit."

Polisi mengukuhkan, ada 11 orang yang ditahan di Alexandria Bay, yang dipandang sebagai pantai nudis namun 'tidak resmi."

Di akhir pekan kemarin, tidak ada penahanan apa pun di Byron Bay.

Baca: Dibuka, Taman Khusus untuk Kaum Nudis di Paris

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM