Eskalator Emas Raja Salman Rusak saat Turun di Moskwa - Kompas.com

Eskalator Emas Raja Salman Rusak saat Turun di Moskwa

Kompas.com - 07/10/2017, 10:45 WIB
Raja Salman menuruni pesawat dengan eskalator emas saat berkunjung ke Moscow Rusia pekan ini.i.ndtvimg.com Raja Salman menuruni pesawat dengan eskalator emas saat berkunjung ke Moscow Rusia pekan ini.

MOSKWA, KOMPAS.com – Lawatan Raja Salman bin Abdulaziz dari negara kaya minyak, Arab Saudi, ke Moskwa, Rusia, Rabu (4/10/2017) malam waktu setempat, masih menyisahkan cerita soal tangga bergerak atau eskalator emas yang dibawa sang raja.

Dalam lawatan pertama raja Arab Saudi itu, Salman menuruni pesawatnya dengan menggunakan eskalator yang dilapisi emas.

Namun, sebagaimana dilaporkan Daily Mail, Jumat (6/10/2017), eskalator itu tiba-tiba tak berfungsi ketika raja baru keluar dari jet mewahnya dan menuruni sepertiga tangga emas itu.

Salman terpaksa harus melangkahkan kakinya turun. “Ia tampak tangguh,” tulis media tersebut.

Kemudian, rombongan Raja Salman menumpang deretan mobil mewah menuju pusat kota Moskwa.

Baca: Sekutu AS di Arab Ini Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia

Selain membawa eskalator emas, Raja Salman membawa serta rombongan yang terdiri dari 1.500 orang, seperti dilaporkan Bloomberg.

Menurut Daily Mirror,  kerusakan pada tangga emas itu menunjukkan bahwa gangguan perjalanan tak hanya menimpa rakyat jelata. Gangguan perjalanan bisa membuat frustrasi.

Setelah sempat terdiam sejenak karena merasa terganggu, Raja Salman pun turun dengan berjalan kaki. Raja tetap berusaha tenang.

Menurut Nine News Australia, Raja Salman mendarat di Moskwa untuk membahas kesepakatan soal senjata senilai 3,5 miliar dollar atau setara Rp 42,7 triliun dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Selama empat hari di Rusia, rombongan Raja Salman menginap di The Ritz Carlton dan Four Seasons. Para tamu hotel harus meminta tamu lain agar membatalkan reservasinya.

Baca: Raja Saudi Tawar Rumah Mewah Berlusconi Rp 7,3 Triliun

Salman sering bepergian dengan dibayangi kemewahan. Business Insider melaporkan, ketika Salman datang ke Indonesia, dia melakukan perjalanan dengan 800 orang dan 620 anggota stafnya.

Selama empat hari di Rusia, delegasi Salman menginap di The Ritz Carlton dan Four Seasons.

Begitu banyaknya delegasi yang diboyong, pihak hotel sampai-sampai harus meminta tamu lain membatalkan reservasinya.

EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM