Hadiri Pernikahan Pasangan Homoseks, Anggota Parlemen Dipaksa Mundur - Kompas.com

Hadiri Pernikahan Pasangan Homoseks, Anggota Parlemen Dipaksa Mundur

Kompas.com - 14/09/2017, 21:53 WIB
ilustrasiBBC ilustrasi

KOMPAS.com - Yigal Guetta, anggota Parlemen Israel dari kubu Yahudi Ultra-Ortodoks mundur setelah dikecam para rabi karena menghadiri acara perkawinan sesama jenis, yang adalah keponakannya sendiri.

Yigal Guetta mengungkapkan dalam sebuah wawancara radio bahwa dia datang ke perkawinan homoseksual keponakannya itu dua tahun lalu.

Dia mengaku bahwa hubungan homoseksual bertentangan dengan keyakinannya, tapi tetap menghadiri perkawinan -bersama istri dan anaknya, karena ingin membahagiakan keponakannya.

Namun para rabi berpendapat, pemikiran itu tidak tepat. Mereka lantas menulis surat terbuka yang menuduh Guetta menodai keinginan Tuhan.

Mereka menuntut partai Guetta yang beraliran Yahudi Ultra-Ortodoks, Partai Shas, memecatnya.

Sementara itu, seorang mitranya dari Partai Shas, Yitzhak Vaknin berpendapat, dengan menghadiri pernikahan sesama jenis, maka Guetta telah melanggar hukum agama.

"Tidak ada situasi yang mengizinkan siapa pun untuk ikut serta dalam peristiwa seperti itu. Sama sekali terlarang," tegasnya kepada kantor berita AFP.

Guetta kemudian memilih menyampaikan pengunduran diri, Rabu (13/9/2017), kepada Ketua Partai Shas, Aryeh Deri, yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri.

Langkah tersebut -dan juga menghadiri perkawinan keponakannya, dipuji oleh putrinya, Simcha Guetta, yang bangga dengan kesetiaan ayahnya atas keluarga.

"Dia keponakannya. Dengan mengundurkan diri, dia tampaknya dia melakukan semua itu dengan sadar," kata dia dalam wawancara radio.

Dalam wawancara dengan radio militer Israel, 29 Agustus lalu, Guetta menjelaskan ingin membuat keponakannya senang, namun menegaskan kepada anak-anaknya bahwa homoseksualitas itu terlarang.

"Saya mengatakan kepada anak-anak saya sebelum berangkat ke pesta itu, 'kalian harus tahu kita pergi untuk membahagiakan dia karena dia anak dari adik perempuan saya'."

"Namun Torah (kitab Suci Yahudi) menyatakan hal itu dilarang dan tercela," sambung dia..

"Namun mau apa lagi? Pertimbangan pribadi saya tidak relevan."

Koran Haaretz mengutip sebuah sumber yang dekat dengan Guetta menyatakan bahwa dia menolak untuk meminta maaf -seperti didesak Partai Shas, dan memilih untuk mundur.

Walau Israel tidak melarang kaum homoseksual, perkawinan sesama jenis ditentang keras oleh pihak Yahudi Ortodoks, -yang berpengaruh di negara itu.

Di Israel tidak bisa dilakukan perkawinan sesama jenis, namun yang melakukannya di luar negeri bisa mencatatkannya secara resmi di dalam sistem Israel.

Ketua Partai sekuler Yesh Atid , Yair Lapi berkicau di akun Twitter-nya, "sangat menyedihkan bahwa di israel pada tahun 2017, seorang anggota parlemen dipaksa mundur karena hadir dalam pernikahan dua manusia yang saling mencintai satu sama lain."

 


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X