Serangan Udara Rusia Tewaskan Puluhan Orang di Deir el-Zor - Kompas.com

Serangan Udara Rusia Tewaskan Puluhan Orang di Deir el-Zor

Kompas.com - 14/09/2017, 12:47 WIB
Kota Deir el-Zour, Suriah, telah hancur disebabkan perang saudara yang berlangsung lebih dari enam tahun.AFP Kota Deir el-Zour, Suriah, telah hancur disebabkan perang saudara yang berlangsung lebih dari enam tahun.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Puluhan warga sipil tewas dalam beberapa hari ini akibat serangan udara yang diduga dilakukan Rusia di sepanjang Sungai Efrat di Suriah timur.

Aktivis melaporkan, pesawat-pesawat tempur telah menyerang kamp-kamp pengungsi di tepi barat sungai dan kapal-kapal feri di luar kota Deir el-Zor (atau Deir al-Zour)

Tidak mungkin untuk memverifikasi laporan itu, dan Rusia sejauh ini belum berkomentar, demikian menurut laporan BBC, Kamis (14/9/2017)

Namun demikian, pesawat-pesawat Rusia terus membantu pasukan pemerintah Suriah untuk memerangi kelompok yang menamakan dirinya Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di lembah Sungai Efrat.

Pekan lalu, tentara dan milisi memecah pengepungan yang sudah lama dilakukan oleh kelompok jihad di Deir el-Zor dan sebuah bandara militer di dekat lokasi itu.

Mereka sekarang berusaha maju ke selatan sepanjang sisi barat sungai Efrat ke kota Albu Kamal, yang berbatasan dengan Irak.

Baca: Pertempuran ISIS dan Tentara di Deir el-Zor Tewaskan 82 Orang

Aliansi pejuang Kurdi dan Arab yang didukung AS, yakni Pasukan Demokratik Suriah (SDF), telah meluncurkan serangan terpisah ke arah yang sama di tepi timur tersebut.

Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR), sebuah kelompok yang memantau perang saudara Suriah yang berbasis di London, Inggris, lewat sebuah jaringan sumber, mengatakan pada Selasa (12/9/2017) bahwa setidaknya 69 orang telah tewas dalam apa yang diduga sebuah serangan udara Rusia selama 72 jam terakhir.

Pada Minggu (10/9/2017), dilaporkan bahwa 34 warga sipil, termasuk sembilan anak-anak, tewas dalam sebuah serangan yang menghancurkan lebih dari 40 kapal feri yang sedang menunggu mengangkut penumpang melintasi Sungai Efrat antara kota al-Baloul yang dikuasi ISIS dan al-Sakhba, 25 km tenggara Deir el-Zor.

Situs berita yang dikelola aktivis DeirEzzor24 menuliskan, korban tewas pada Senin (11/9/2017), sebanyak 17 orang dan juga menyalahkan pesawat tempur Rusia.

Klinik-klinik lokal berjuang untuk mengatasi orang yang terluka karena kekurangan staf dan obat-obatan.

Baca: Puluhan Orang Tewas Akibat Serangan ISIS ke Rumah Sakit di Suriah

Juga disebutkan, warga sipil terpaksa menggunakan kapal feri untuk melarikan diri dari pertempuran di daerah tersebut karena semua jembatan telah dihancurkan oleh ISIS.

Pada Senin, SOHR mengatakan, 19 warga sipil lainnya tewas dalam apa yang diduga sebagai serangan udara Rusia dalam tenda-tenda tempat para pengungsi berlindung di desa al-Khurayta, 16km barat laut Deir al-Zor, dan di sekitarnya.

DeirEzzor24 kemudian mencantumkan nama ke-27 orang yang dikatakan tewas dalam serangan tersebut.

SOHR mengatakan, 16 warga sipil lainnya, termasuk lima anak-anak, tewas pada Selasa dalam serangan udara Rusia di wilayah tempat tenda-tenda didirikan di Zaghir Shamiya, sebelah barat laut Deir el-Zor.

Selain itu, pesawat koalisi di bawah pimpinan AS telah mengebom desa al-Shahabat hingga 12 orang dari sebuah keluarga tewas.

DeirEzzor24 menuliskan, jumlah korban tewas di Zaghir Shamiya adalah delapan orang dan sejumlah warga sipil telah terbunuh di al-Shahabat, namun tidak mengatakan siapa yang bertanggung jawab.

Baca: Pasukan Assad Berhasil Merebut Kembali RS Al-Assad di Deir el-Zor

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM