Irak Tahan 1.300 Wanita dan Anak-anak dari Keluarga Teroris ISIS - Kompas.com

Irak Tahan 1.300 Wanita dan Anak-anak dari Keluarga Teroris ISIS

Kompas.com - 11/09/2017, 22:00 WIB
Bendera ISISThe Independent Bendera ISIS

BAGHDAD, KOMPAS.com - Irak menahan lebih dari 1.300 perempuan dan anak-anak dari keluarga kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS), yang menyerah diri kepada pasukan Peshmerga Kurdi.

"Peshmerga menyerahkan 1.333 wanita dan anak-anak dari keluarga teroris ISIS," kata pejabat senior di Komando Operasi Gabungan Irak (JOC), seperti dikutip AFP, Senin (11/9/2017).

Baca: Peshmerga Kurdi Bentuk Brigade Kristen untuk Perangi ISIS

Pasukan Irak pada akhir Agustus menggulingkan ISIS dari Tal Afar, dekat dengan wilayah Kurdistan Irak, setelah menghadapi perlawanan sengit di kota Al-Ayadieh.

Wanita dan anak-anak "menyerah kepada pasukan Kurdi" ditempatkan di utara Al-Ayadieh, ungkap pejabat tersebut, yang meminta identitasnya tak disebutkan.

"Kami menempatkan mereka di sebuah kamp untuk pengungsi di dekat Mosul, 70 kilometer sebelah timur Tal Afar," kata dia.

Pejabat itu mengatakan, perempuan dan anak-anak tersebut setidaknya berasal dari 14 kebangsaan.

Selama pertempuran di Tal Afar, gambar-gambar yang beredar di media sosial menunjukkan pria bersenjata dengan seragam Peshmerga di antara para teroris yang berbaris, atau didudukkan di tanah.

Baca: Irak Rebut Pusat Kota dan Benteng Bersejarah Tal Afar dari ISIS

Saksi mata mengatakan, ada puluhan teroris yang menyerah kepada Peshmerga setelah membantu keluarga mereka melarikan diri ke timur, dan ke Mosul.

Mereka berusaha berbaur dengan orang-orang telantar lainnya, yang melarikan diri dari Tal Afar.

Para komandan Peshmerga menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Namun, dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs Partai Demokratik Kurdistan (PDK) pemimpin Kurdi Irak, Massud Barzani mengatakan memang banyak teroris yang mencoba menyelinap keluar di antara orang-orang yang mengungsi.

Baca: Gembong Teroris ISIS Diduga Masih Hidup, di Mana Dia Sekarang?

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM