Warga Rohingya di Banglades Sudah Lebih dari 700.000 Orang - Kompas.com

Warga Rohingya di Banglades Sudah Lebih dari 700.000 Orang

Kompas.com - 11/09/2017, 16:32 WIB
Asap hitam mengepul di banyak tempat di sebuah desa di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang diyakini ada pembakaran rumah-rumah warga Rohingya. Warga korban pun hanya memandang sedih
AFP/Getty Images Asap hitam mengepul di banyak tempat di sebuah desa di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang diyakini ada pembakaran rumah-rumah warga Rohingya. Warga korban pun hanya memandang sedih

COX'S BAZAR, KOMPAS.com - Jumlah warga Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan yang pecah sejak 25 Agustus di negara bagian Rakhine, Myanmar menuju Bangladesh, telah mencapai 313.000 orang.

Kamp pengungsian dan permukiman darurat di Banglades di dekat perbatasan dengan Myanmar telah menampung sekitar 400.000 Rohingya, sebelum terjadinya kekerasan terbaru ini.

Dengan penambahan jumlah pengungsi tersebut, otoritas Banglades pun mengalami persoalan tambahan.

Data itu diungkapkan Jurubicara Badan Urusan Pengungsi, Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB), Joseph Tripura, yang dikutip AFP, Senin (11/9/2017).

PBB dan Pemerintah Banglades mengatakan, jumlah pengungsi yang tiba dalam beberapa hari belakangan telah melambat, meskipun pergolakan masih terjadi. 

Pada hari Minggu kemarin, PBB mengatakan, sekitar 294.000 warga Rohingya telah tiba di Benglades, sebuah lompatan besar dari hanya 4.000 orang yang masuk di hari sebelumnya.

Baca: 6.000 Warga Rohingya Terdampar di Perbatasan Banglades

"Banyak pendatang baru masih dalam perjalanan dan berada di pinggir jalan, dan tidak dihitung karena kurangnya mekanisme pelacak yang komprehensif," demikian disebutkan dalam laporan badan PBB itu.

Komunitas minoritas Rohingya telah lama mengalami diskriminasi di sebagian besar Myanmar, yang menyangkal mereka sebagai warga negara. 

Serangan militan Rohingya terhadap pasukan keamanan Myanmar di Rakhine pada 25 Agustus memicu pembalasan dari kubu militer.

Warga Rohingya pun mengungsi melintasi perbatasan ke tenggara Banglades.

Baca: PBB: 87.000 Pengungsi Rohingya Membanjiri Banglades

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Megapolitan
Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Jelang Tanding Lawan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Tinjau Danau Sunter

Megapolitan
Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Usung Jokowi sebagai Capres, PDI-P Jalin Komunikasi dengan Parpol Luar Koalisi

Nasional
Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Bisa Dilintasi, Keberangkatan dari Stasiun Senen Berangsur Normal

Megapolitan
Nyatakan Cinta ke Penumpang di Bawah Umur, Sopir Taksi Dideportasi

Nyatakan Cinta ke Penumpang di Bawah Umur, Sopir Taksi Dideportasi

Internasional
Simpati Dua Calon Gubernur Jateng untuk Korban Longsor Brebes

Simpati Dua Calon Gubernur Jateng untuk Korban Longsor Brebes

Regional
Anwar Fuady: Omong Kosong Narkoba untuk Menambah Kreativitas Artis

Anwar Fuady: Omong Kosong Narkoba untuk Menambah Kreativitas Artis

Nasional
Digugat Konsumen Reklamasi, Begini Tanggapan Gubernur Anies

Digugat Konsumen Reklamasi, Begini Tanggapan Gubernur Anies

Megapolitan
'Buat Apa Jadi Pemimpin kalau Rakyatnya Pecandu Semua...'

"Buat Apa Jadi Pemimpin kalau Rakyatnya Pecandu Semua..."

Nasional
Puan: Kriteria Cawapres Jokowi Sudah Ada

Puan: Kriteria Cawapres Jokowi Sudah Ada

Nasional
Selidiki Tewasnya Mantan Wakapolda, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak

Selidiki Tewasnya Mantan Wakapolda, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak

Regional
Kedubes AS di Israel akan Dipindahkan ke Yerusalem Bulan Mei

Kedubes AS di Israel akan Dipindahkan ke Yerusalem Bulan Mei

Internasional
Antisipasi Peredaran Narkoba, Kompolnas Minta Polisi Perairan Diperkuat

Antisipasi Peredaran Narkoba, Kompolnas Minta Polisi Perairan Diperkuat

Nasional
Jokowi Diminta Terbitkan Peraturan yang Beri Kewenangan Lebih untuk BNN

Jokowi Diminta Terbitkan Peraturan yang Beri Kewenangan Lebih untuk BNN

Nasional
Dilaporkan ke Polisi, Anies Bilang 'Tentu Ada Masalah Saat Tegakkan Keadilan'

Dilaporkan ke Polisi, Anies Bilang "Tentu Ada Masalah Saat Tegakkan Keadilan"

Megapolitan

Close Ads X