Putin Peringatkan Ancaman Perang antara AS dan Korut - Kompas.com

Putin Peringatkan Ancaman Perang antara AS dan Korut

Kontributor Singapura, Ericssen
Kompas.com - 03/09/2017, 07:00 WIB
Presiden Rusia Vladimir PutinAFP Presiden Rusia Vladimir Putin

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan ketegangan yang saat ini terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) berpotensi meletus menjadi perang berskala besar.

Seperti dilaporkan The Independent dan Russia Today, Sabtu (2/9/2017),  yang mengutip keterangan resmi dari Kremlin, Putin mewanti-wanti pemerintahan Presiden AS Donald Trump bahwa sanksi dan ancaman militer tidak akan menolong banyak.

“Provokasi, tekanan, retorik ofensif tidak akan membawa kita ke mana-mana,” demikian pernyataan presiden berusia 64 tahun itu.

Baca: Korut Tembakkan Rudal Lewati Hokkaido, Warga Jepang Utara Panik

Putin melanjutkan akan pentingnya untuk mengutamakan dialog langsung untuk menyelesaikan ketegangan ini.

Sosok yang sudah berkuasa selama 13 tahun sebagai presiden ini juga menekankan adalah kesalahan untuk memaksa Korut menghentikan ambisi nuklirnya.

Menurut Putin, upaya untuk menghentikan ambisi nuklir negeri yang dipimpin Kim Jong Un itu sebagai kesia-siaan.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga berkomentar bahwa Washington-lah yang sebaiknya menginisiasi dialog dengan Pyongyang, bukan malahan sebaliknya.

Baca: Korut Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 500 Km ke Laut Jepang

Ini adalah pernyataan resmi pertama Putin setelah Korut menembakkan satu rudal balistik melewati pulau Hokkaido, Jepang utara, yang akhirnya jatuh di Samudera Pasifik, Selasa (29/8/2017) pagi.

Trump di Washington DC di hari yang sama dengan peluncuran rudal Korut itu menegaskan, seluruh opsi mengenai tanggapan AS atas tindakan itu masih dalam tahap pertimbangan.

"Semua pilihan ada di meja," ujar Trump sambil menegaskan, tindakan yang mengancam semacam itu hanya akan meningkatkan isolasi dunia terhadap rezim Korut.

Sehari kemudian Trump mengutarakan rasa frustasinya akan tingkah laku dari rezim Kim Jong Un “Berdialog, berbicara bukanlah solusi atau jawaban,” kicau Trump, seperti dikutip Politico Rabu (30/8/2017).

Baca: Korut Tembakkan Empat Rudal Balistik, Tiga Rudal Jatuh di ZEE Jepang

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Singapura, Ericssen
EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM