Iran Menangkap Tujuh Pelatih "Zumba" - Kompas.com

Iran Menangkap Tujuh Pelatih "Zumba"

Kompas.com - 09/08/2017, 21:15 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

TEHERAN, KOMPAS.com - Empat anak laki-laki dan dua perempuan ditangkap di Iran karena mereka mengajarkan gerakan tari "Barat" termasuk Zumba, senam yang menggabungkan fitnes dan dansa.

"Anggota jaringan pengajaran dan pembuatan film tarian Barat telah diidentifikasi dan ditangkap," kata Hamid Damghani, Komandan Garda Revolusi Iran di kota Sharhoud, Semnan, Iran, seperti dilaporkan situs daring Jamejam, yang diteruskan kantor berita Perancis, AFP, Rabu (9/8/2017).

"Tim ini menarik minat anak laki-laki dan perempuan, mengajari mereka tarian Barat dan menerbitkan klip video mereka di aplikasi media sosial seperti Telegram dan Instagram," tambahnya, seperti dilaporkan kantor berita Perancis, AFP.

Baca: Senam Kebugaran 'Zumba' Kian Populer di Amerika

"Mereka ditangkap oleh pasukan intelijen Garda saat mengajar dan membuat klip video ... saat mereka berusaha mengubah gaya hidup dan pengurangan pemakaian jilbab," katanya.

Mereka didakwa menari dan tidak memakai jilbab secara tepat – peraturan yang mengharuskan wanita memakai jilbab dan melarang melepaskan pakaian itu di depan umum.

Di Iran, wanita dilarang menari di depan pria yang bukan dari keluarga dekat mereka. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Zumba dan tarian lainnya telah dilarang, termasuk di gym khusus wanita.

"Promosi dan pengajaran menari atas nama olahraga di gym wanita merupakan masalah serius," kata Damghani.

Pada 2014, tujuh pemuda Iran ditangkap karena berdansa dengan lagi "Happy"-nya Pharrell Williams dalam video buatan sendiri yang beredar di internet. Mereka  dipenjara dan menerima cambukan keras.

Baca: Zumba, Olahraga Plus Dansa Latin

EditorPascal S Bin Saju
Komentar