Trump Minta Rangkuman Berita Positif tentang Dia, 2 Kali Sehari? - Kompas.com

Trump Minta Rangkuman Berita Positif tentang Dia, 2 Kali Sehari?

Kontributor Singapura, Ericssen
Kompas.com - 09/08/2017, 15:00 WIB
Presiden AS Donald Trump (tengah) berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri), Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni (dua dari kiri) dan Presiden Indonesia Joko Widodo pada hari kedua KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7/2017). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjadi pembicara pada Leaders Retreat KTT G20 atau G20 sesi I mengenai terorisme, Jumat 7 Juli siang waktu setempat.AFP PHOTO / POOL / MARKUS SCHREI Presiden AS Donald Trump (tengah) berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri), Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni (dua dari kiri) dan Presiden Indonesia Joko Widodo pada hari kedua KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7/2017). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjadi pembicara pada Leaders Retreat KTT G20 atau G20 sesi I mengenai terorisme, Jumat 7 Juli siang waktu setempat.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Di tengah kekacauan yang melanda Gedung Putih dan merosotnya angka popularitas ke titik terendah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan menerima rangkuman berita positif mengenai dirinya, dua kali sehari.

Seperti dilaporkan laman Vice News, Selasa (8/8/2017), Presiden Trump menerima kliping itu pukul 9.30 dan 16.30, setiap hari.

Ada pun kliping yang dikirimkan itu tidaklah dalam jumlah sedikit, melainkan sebanyak 20-25 halaman.

Kontennya, tentu sudah “diatur” oleh staf Gedung Putih untuk menyenangkan Trump.

Sumber yang dekat dengan Gedung Putih mengutarakan berita-berita itu diambil dari cetak bidik layar dari berita di tv kabel yang memuja-muji Trump, dan kicauan di Twitter yang bernada positif. 

Juga, berita-berita surat kabar yang mengagungkan Trump, atau bahkan terkadang foto yang menunjukan Trump terlihat kuat dan berkuasa.

Staf Gedung Putih menyebut kliping itu sebagai dokumen propaganda yang diatur sedemikian rupa untuk menyenangkan orang nomor satu di AS itu.

Staf yang khusus menangani hal ini akan memulai pekerjaannya pada pukul 6.00 untuk memantau berita di televisi. Mereka juga sibuk menyortir berita-berita di internet dan surat kabar.

Setiap 30 menit, staf yang bekerja dari kantor pusat Partai Republik mengirim bahan kepada tim komunikasi di Gedung Putih, yang akan memolesnya untuk siap disajikan kepada Trump.

“Mungkin ini adalah hal yang baik untuk negara ketika Presiden Trump selalu dalam mood yang baik,” kata salah satu mantan staf yang menolak disebut namanya.

Ketika ditanya kebenaran berita ini, Mantan Jurubicara Gedung Putih Sean Spicer membantahnya.

“Ini tidak akurat,” jawab Spicer tanpa memberikan penjelasan lebih jauh.

Sementara, kabar itu ditanggapi dengan tawa oleh mantan Penasihat Senior Gedung Putih David Axelrod, yang menjabat di masa pemerintahan Barack Obama.

“Presiden Obama tidak akan pernah menerima bahan seperti begini, mungkin dia akan tertawa terbahak-bahak, dia menginginkan fakta bukan laporan ‘asal bapak senang',” kata Axelrod.

Hubungan Trump dengan media AS memang terkenal buruk. Dia sering mengecam media-media arus utama yang disebutnya menyebarkan “fake news” atau berita bohong mengenai pemerintahannya.

Trump rutin memuja-muji Fox News, stasiun televisi beraliran konservatif yang rutin memuja-muji kinerja Trump.

Bukanlah rahasia lagi jika Trump sangat peduli akan pencitraaanya, dan akan "kebakaran jenggot" jika media terus melaporkan hal negatif mengenai dirinya.

Terakhir, Trump bahkan membangun "kantor berita"-nya sendiri. 

Baca: Trump Bikin Kantor Berita Sendiri, Menantunya Jadi Presenter

Keberadaan "kantor berita" itu adalah untuk melawan media arus utama yang kerap disebut Trump mempublikasikan berita-berita palsu mengenai capaian pemerintahannya.

Seperti diwartakan AFP, "kantor berita" tersebut diberi nama "Real News".

Video "Real News" pertama muncul sekitar seminggu lalu di halaman akun Facebook Trump.

Presenter yang muncul dalam siaran itu adalah menantu Presiden AS, Lara Trump, yang menikahi Eric, anak lelaki Trump.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Singapura, Ericssen
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM