Korut Balas Amarah Trump dengan Ancaman Rudal ke Pangkalan AS di Guam - Kompas.com

Korut Balas Amarah Trump dengan Ancaman Rudal ke Pangkalan AS di Guam

Kompas.com - 09/08/2017, 09:02 WIB
Pemimpin muda Korea Utara yang ambisius, Kim Jong Un, memimpin pengunjian sistem anti-pesawat terbang terbaru, Sabtu (28/5/2017).AFP/Getty Pemimpin muda Korea Utara yang ambisius, Kim Jong Un, memimpin pengunjian sistem anti-pesawat terbang terbaru, Sabtu (28/5/2017).

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara mengancam akan meluncurkan peluru kendali balistik jarak menengah ke lokasi di dekat instalasi militer strategis Amerika Serikat di Guam.

Kabar tersebut dilansir kantor berita Pemerintah Korut KCNA seperti dikutip AFP, Rabu (9/8/2017).

Ancaman tersebut muncul beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Pyongyang atas program rudalnya.

Baca: Trump Kembali Umbar Ancaman dan Kemarahan kepada Korut

Juga, beberapa hari setelah Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi baru terhadap negara itu, pun terkait pengembangan senjata nuklirnya.

Baca: PBB Jatuhkan Sanksi Paling Keras Sepanjang Satu Generasi untuk Korut

Pyongyang mengaku mempersiapkan rencana operasional untuk meluncurkan rudal ke wilayah di sekitar Guam dengan roket balistik strategis jarak menengah Hwasong-12.

Baca: Korut Akui Tembakkan Rudal Terbaru, Hwasong-12

Disebutkan, peluncuran itu segera dilakukan setelah Kim Jong Un, selaku komandan tertinggi kekuatan nuklir Korut memerintahkanya.

Ancaman tersebut terjadi setelah Trump mengeluarkan sebuah peringatan terhadap Korut.

Trump menyebut, Korut akan disambut dengan api dan kemarahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di muka bumi.

Trump diduga berang ketika media AS melaporkan bahwa Pyongyang telah berhasil membuat hulu ledak nuklir "mini" yang dapat dimuat ke dalam rudal mereka.

Baca: Kecam Sanksi PBB, Korut Berkeras Tak Akan Rundingkan Program Nuklir

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar