Layanan Kereta Bawah Tanah London Ubah Sapaan demi Kesetaraan Gender - Kompas.com

Layanan Kereta Bawah Tanah London Ubah Sapaan demi Kesetaraan Gender

Kompas.com - 14/07/2017, 23:00 WIB
Warna pelangi yang mencerminkan komunitas LGBT di tangga berjalan Stasiun Oxfrod Circus.GETTY IMAGES VIA BBC INDONESIA Warna pelangi yang mencerminkan komunitas LGBT di tangga berjalan Stasiun Oxfrod Circus.

LONDON, KOMPAS.com - Sapaan 'ladies and gentlemen'  di jaringan kereta bawah tanah London akan diganti menjadi 'halo semuanya'.

Otoritas Transportasi London (TfL), mengatakan perubahan itu merupakan upaya menghormati kesetaraan gender.

Dengan sapaan tersebut maka semua penumpang di moda transportasi yang dikenal dengan istilah tube itu, akan merasa disambut.

Aktivis kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transeksual ( LGBT), Stonewall, menyambut baik keputusan tersebut.

Hal ini juga didukung oleh Wali Kota London, Sadiq Khan.

Selanjutnya, perubahan ini akan mulai diterapkan untuk semua pengumuman yang direkam di seluruh jaringan angkutan umum di London.

"Kami sudah mengkaji bahasa yang kami gunakan dalam pengumuman dan yang lainnya untuk menjamin sepenuhnya akan mencakup semua, yang mencerminkan keragaman di London."

Demikian diungkapkan Direktur Strategi Pelanggan TfL, Mark Evers.

Sementara, Wali Kota Shadiq Khan mengaku senang TfL berbicara dengan cara yang lebih netral.

"TfL melayani kota yang bersemangat, beragam, dan multibudaya. Pengaturan layanan transportasi yang inklusif menjadi jantung dari tujuan TfL," kata dia.

Selain itu, Para karyawan TfL akan diarahkan untuk menggunakan bahasa baru tersebut. Meskipun diakui bahwa sesekali karyawan -dengan maksud baik, masih menggunakan kata 'perempuan dan pria'.

"Jika berlangsung berulang, kami akan mengeluarkan peringatan kepada karyawan," kata Evers.

"Bahasa amat penting bagi komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Dan cara kami menggunakan itu bisa membantu semua orang merasa tercakup."

Baca: Pemerintah Chechnya Dituding Menahan dan Menyiksa Kaum LGBT

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X