2 Polisi Ditembak Mati, Israel Tutup Masjid Al-Aqsa untuk Shalat Jumat - Kompas.com

2 Polisi Ditembak Mati, Israel Tutup Masjid Al-Aqsa untuk Shalat Jumat

Kompas.com - 14/07/2017, 18:23 WIB
Tiga pelaku penembakan ditembak mati di halaman Masjid Al-Aqsa, Jumat (14/7/2017).  REUTERS/ABIR SULTAN Tiga pelaku penembakan ditembak mati di halaman Masjid Al-Aqsa, Jumat (14/7/2017).

JERUSALEM, KOMPAS.com - Insiden penembakan menewaskan dua polisi di Kota Tua Jerusalem, Jumat (14/7/2017).

Kantor berita AFP menyebutkan, pelaku serangan adalah tiga orang keturunan Arab, yang akhirnya juga tewas ditembak oleh petugas keamanan. 

Sebelumnya, ketiga pelaku sempat melarikan diri ke kawasan Masjid Al-Aqsa, sebuah tempat suci yang sangat sensitif di Kota Tua Jerusalem. 

Jurubicara kepolisian setempat, Micky Rosenfeld mengatakan, kedua petugas tersebut tewas dalam perawatan di rumah sakit.

Insiden terbaru ini termasuk yang paling serius di Jerusalem dalam beberapa tahun terakhir.

Kejadian ini pun berpotensi meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina.

Orang Arab Israel adalah keturunan orang-orang Palestina yang tetap tinggal di tanah mereka setelah terciptanya negara Israel pada tahun 1948.

Mereka sebagian besar mengidentifikasi dengan kaum Palestina.

Ketiga penyerang tersebut terbunuh di lokasi yang oleh orang Muslim disebut sebagai Haram al-Sharif dan Yahudi sebagai Bukit Kuil.

Tempat itu menjadi lokasi bentrokan reguler antara warga Palestina dan polisi Israel, namun tembakan senjata api jarang terjadi di sana.

Situs ini mencakup masjid Al-Aqsa dan Dome of the Rock atauKubah Shakhrah.

Dome of the Rock, yang jika diartikan secara harfiah adalah "Kubah Batu".

Bangunan itu adalah tempat suci umat Yahudi dan Islam, serta marka tanah utama yang terletak di tengah-tengah di dalam tembok kompleks Haram al-Sharif.

Kompleks ini berada dalam tembok Kota Tua Jerusalem, sebelah timur.

Akibat serangan itu, otoritas Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk ibadah shalat Jumat, sebuah langkah yang sangat tidak biasa.

Baca: Israel Berniat Bangun 15.000 Rumah di Jerusalem Timur

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM