Mobil "Ngebut" di Trotoar Salt Lake City, 1 Tewas dan 5 luka-luka - Kompas.com

Mobil "Ngebut" di Trotoar Salt Lake City, 1 Tewas dan 5 luka-luka

Kompas.com - 06/07/2017, 06:58 WIB
REPRO BIDIK LAYAR VIA KSL.COM Mobil yang digunakan untuk menabrak para pejalan kaki di Kota Salt Lake City, Selasa sore, terhenti setelah menabrak sebuah pohon di sisi trotoar.

SALT LAKE CITY, KOMPAS.com - Seorang wanita terbunuh, dan setidaknya lima lainnya dirawat di rumah sakit setelah sebuah mobil yang melaju kencang di trotoar menabraki mereka. 

Peristiwa itu terjadi di  Salt Lake City, Negara bagian Utah, Amerika Serikat, Selasa sore (5/7/2017) waktu setempat.  

Polisi Salt Lake City, Letnan Justin Hudson mengatakan, sekitar pukul 18.00, polisi bergerak  ke sebuah lokasi kejadian.

Seperti diberitakan laman KSL.com, mobil itu menyerang orang-orang yang sedang berjalan di trotoar.

Ketika polisi tiba di tempat kejadian, terlihat ada enam orang tersungkur di tanah dan mengalami luka-luka.

Petugas pemadam kebakaran pun tiba, dan memulai memberikan upaya pertolongan kepada seorang wanita yang tertabrak.

"Sayang, wanita itu meninggal dunia di tempat kejadian," kata Hudson.

Identitas korban belum dipublikasikan.

Hudson juga mengatakan, satu korban lain dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis, dan empat lainnya dalam kondisi stabil.

Hudson menggambarkan pengemudi yang terlibat dalam insiden tersebut adalah wanita kulit putih dengan tinggi badan 165cm.

Perempuan itu mengenakan tanktop merah, dan celana pendek jins biru.

Saksi mata mengatakan, pengemudi segera keluar dari mobil, setelah mobil yang dikendarainya menghantam pohon di lokasi kejadian.  

Perempuan itu lalu berlari ke arah utara kota. Polisi sedang menyelidiki apakah wanita tersebut naik kereta TRAX, untuk melarikan diri.

Hudson juga mengungkapkan, polisi sudah hampir menemukan identitas pengemudi.

"Kami sampai di sana. Kami cukup yakin siapa yang memiliki kendaraan itu, dan siapa yang mengendarainya sebenarnya," kata Hudson.

Menurut dia, polisi sedang memeriksa seorang penumpang wanita yang berada di dalam mobil yang dipakai menabrak para pejalan kaki.  

"Kami sedang berbicara dengannya sekarang, mencoba membuatnya mengenali siapa pengemudi itu," kata Hudson.

Hudson menyebutkan, kemungkinan serangan itu disengaja. Namun, polisi masih dalam tahap penyelidikan.

Semua jalur di daerah itu ditutup, saat polisi melanjutkan penyelidikan.

Polisi juga masih berusaha mencari tahu apa yang menyebabkan wanita tersebut menyetir dan menyerang pejalan kaki.

"Kami tidak benar-benar yakin mengapa dia mengemudi di trotoar pada saat itu," ungkap Hudson.

"Kami tidak tahu apakah dia mungkin dia mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan, atau apa."

Sampai larut malam, pengemudi masih belum ditemukan. Hudson pun mengimbau agar sopir tersebut mau menyerahkan diri.

"Jika orang ini mendengarkan, kami ingin dia datang untuk berbicara dengan kami," katanya.

Polisi Salt Lake City mengumumkan, siapa saja yang menyaksikan kejadian tersebut atau mengetahui keberadaan pengemudi diminta menghubungi petugas untuk berbagi informasi.  

Baca: Lagi, Mobil Tabrak Pejalan Kaki di London, Sejumlah Orang Terluka


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X