Balas Serangan Teroris di Teheran, Iran Tembakkan Rudal ke Suriah - Kompas.com

Balas Serangan Teroris di Teheran, Iran Tembakkan Rudal ke Suriah

Kompas.com - 19/06/2017, 06:39 WIB
Hossein MERSADI / FARS NEWS / AFP Pasukan Garda Revolusi mengamankan lokasi di sekitar gedung parlemen di Teheran yang diserang sekelompok orang bersenjata.

TEHERAN, KOMPAS.com - Pasukan Garda Revolusi Iran meluncurkan serangkaian serangan peluru kendali ke arah Suriah, Minggu (18/6/2017). 

Serangan itu dilakukan dalam rangka balas dendam atas serangan mematikan di Teheran yang diklaim dilakukan kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Teheran.

Baca: Setidaknya 12 Orang Tewas dalam Serangan di Kota Teheran

Ini adalah serangan rudal pertama yang dilakukan Iran ke luar wilayahnya sendiri dalam 30 tahun, atau sejak perang Iran-Irak 1980-1988.

Demikian laporan media setempat, yang dikutip kantor berita AFP, Senin (19/6/2017). 

Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah pernyataan di situsnya, berjanji akan menampar musuh-musuhnya Iran.

Hal itu sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga para korban, termasuk orang-orang yang terbunuh di Suriah dan Irak.

Rudal tersebut luncurkan dari Iran barat melintasi perbatasan ke Provinsi Deir Ezzor, di timur laut Suriah,  dengan target basis pendudukan gerombolan teroris tersebut. 

Garda Revolusi mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya, menyebut, peluncuran rudal dilakukan sebagai balasan terhadap apa yang terjadi pada 7 Juni terhadap Teheran.

"Rudal jarak menengah diluncurkan dari provinsi Kermanshah dan Kurdestan (barat), dan sejumlah besar teroris tewas dan senjata hancur," demikian diungkapkan Garda Revolusi.

Dikatakan, serangan tersebut menargetkan basis komando para teroris di Deir Ezzor, sebuah provinsi di timur Suriah yang kaya minyak.

Televisi Iran pun menunjukkan cuplikan peluncuran rudal ke langit yang dilakukan pada malam hari.

Seperti yang diberitakan, pada 7 Juni, orang-orang bersenjata dan pelaku bom bunuh diri menyerang kompleks parlemen dan makam pemimpin revolusioner Ayatollah Ruhollah Khomeini di Teheran.

Setidaknya 17 orang tewas dalam serangan itu.  Gerombolan teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. 

Korps Garda Revolusioner Islam, yang menuduh Arab Saudi terlibat dalam serangan ini, juga telah bersumpah untuk membalas serangan tersebut.

Republik Islam Iran adalah sekutu kunci rezim Suriah Presiden Bashar al-Assad, di samping Rusia dan gerakan Hizbullah yang didukung oleh Iran di Lebanon.

Iran telah mengirim penasihat militer Suriah serta ribuan pejuang sukarelawan, sejak konflik Suriah pecah pada bulan Maret 2011.

Sukarelawan itu direkrut dari warga negara Iran sendiri, dan juga masyarakat Syiah di negara tetangga Afghanistan dan Pakistan.

Berdasarkan sebuah laporan yang diterbitkan pada bulan Maret, sekitar 2.100 kombatan yang dikirim oleh Iran telah meninggal di Suriah dan Irak.

Baca: Menteri Intelijen Iran: Dalang Serangan Bom di Teheran Sudah Dibunuh

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

'Mukjizat Tuhan Terus Bekerja dalam Orang yang Dilupakan...'

"Mukjizat Tuhan Terus Bekerja dalam Orang yang Dilupakan..."

Regional
Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Kru Pesawat di Tengah Penerbangan

Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Kru Pesawat di Tengah Penerbangan

Internasional
Cerita Idrus Marham yang Dua Kali Diusir dari Kemensos

Cerita Idrus Marham yang Dua Kali Diusir dari Kemensos

Nasional
Ini Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah

Ini Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan...

Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan...

Megapolitan
Tokoh Oposisi Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di New Mexico

Tokoh Oposisi Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di New Mexico

Internasional
Tolak Rangkap Jabatan, Wiranto Dinilai Lebih Konsisten daripada Jokowi

Tolak Rangkap Jabatan, Wiranto Dinilai Lebih Konsisten daripada Jokowi

Nasional
Longsoran Bastem yang Tutupi Jalan Trans Sulawesi Sulit Dievakuasi

Longsoran Bastem yang Tutupi Jalan Trans Sulawesi Sulit Dievakuasi

Regional
Rumah Cimanggis yang Terancam Digusur untuk Kampus UIII Berusia Lebih dari 200 Tahun

Rumah Cimanggis yang Terancam Digusur untuk Kampus UIII Berusia Lebih dari 200 Tahun

Megapolitan
Pilkada Serentak, 7 Daerah di Jawa Barat Akan Dipimpin Pelaksana Tugas

Pilkada Serentak, 7 Daerah di Jawa Barat Akan Dipimpin Pelaksana Tugas

Regional
KPU Tak Gubris Konflik Parpol dalam Proses Verifikasi Faktual, Hanura Walk Out

KPU Tak Gubris Konflik Parpol dalam Proses Verifikasi Faktual, Hanura Walk Out

Nasional
Bertabrakan Dengan UU TNI dan Polri, UU Pilkada Perlu Direvisi

Bertabrakan Dengan UU TNI dan Polri, UU Pilkada Perlu Direvisi

Nasional
Berita Terpopuler: Swedia Bersiap Perang, hingga Skandal Trump dengan Aktris Porno

Berita Terpopuler: Swedia Bersiap Perang, hingga Skandal Trump dengan Aktris Porno

Internasional
Uniknya 'Paper Cut' Banyuwangi, dari Kebo-keboan Sampai Fitri Carlina

Uniknya "Paper Cut" Banyuwangi, dari Kebo-keboan Sampai Fitri Carlina

Regional
Rumah DP 0 di Klapa Village Dipastikan Tak Dibangun di Lahan Mangkrak

Rumah DP 0 di Klapa Village Dipastikan Tak Dibangun di Lahan Mangkrak

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM