Hari Ini dalam Sejarah: Evakuasi Tentara Inggris dari Dunkirk Berakhir Halaman 1 - Kompas.com

Hari Ini dalam Sejarah: Evakuasi Tentara Inggris dari Dunkirk Berakhir

Kompas.com - 04/06/2017, 19:00 WIB
Australian War Memorial/Wikipedia Sejumlah tentara Inggris mencoba menembak pesawat tempur Jerman yang menyerang posisi mereka di pantai Dunkirk, Perancis, Mei 1940.

KOMPAS.com - Pada Perang Dunia II sejumlah peristiwa yang bisa disebut sebagai "keajaiban" terjadi. Salah satunya adalah evakuasi tentara Inggris yang terjebak di Dunkirk, Perancis.

Evakuasi militer dengan kode Operasi Dynamo ini berlangsung selama delapan hari. Saat operasi itu berakhir pada 4 Juni 1940 hampir 340.000 prajurit Inggris bisa diselamatkan dengan menggunakanlebih dari 800 kapal dan perahu.

Setelah Jerman menginvasi Polandia pada 1939 yang sekaligus memulai Perang Dunia II, Inggris dan Perancis langsung menyatakan perang terhadap Jerman.

Usai menduduki Polandia, Nazi Jerman mengarahkan pandangannya ke Barat, yaitu Perancis. Akibatnya, Inggris kemudian mengirimkan pasukan ekspedisinya (BEF) untuk membantu sekutunya itu.

Pada Mei 1940 tak kurang dari 10 divisi BEF di bawah komando Jenderal John Vereker berada di Perancis. Bersama dengan tentara Belgia serta tentara pertama, ketujuh, dan kesembilan Perancis, mereka sama-sama mempertahankan negeri itu.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: AU Inggris Gelar Operasi "Dambuster"

Di perbatasannya, Perancis mengandalkan Maginot Line, yaitu sederet perbentengan dengan persenjataan berat yang menurut para petinggi militer Perancis Jenderal Philippe Petain dan Maurice Gamelin, tak bisa ditembus.

Namun, para juru taktik Jerman mengetahui repotnya menembus Maginot Line maka mereka memutuskan untuk memutar dengan terlebih dahulu menyerang Belgia dan Belanda.

Pada 10 Mei, Jerman menyerang Belgia dan Belanda. Angkatan Darat Grup B di bawah komando Jenderal Fedor von Bock menyerang langsung ke Belgia.

Sementara tiga korps panser dari AD Grup A yang dikomandoi Jenderal Gerd von Rundstedt memutar lewat selatan langsung menuju ke Selat Channel yang memisahkan Eropa dan Inggris.

Saat itu, BEF langsung mengambil posisi dan menghadapi Jerman di Belgia. Namun, pada 14 Mei pasukan Inggris diperintahkan mundur ke Sungai Scheldt ketika pasukan Perancis dan Belgia kewalahan.

Saat PM Inggris Winston Chuchill berkunjung ke Paris pada 17 Mei 1940, dia sangat terkejut karena panglima angkatan bersenjata Perancis Jenderal Gamelin mengirim semua pasukannya untuk menghadapi Jerman tanpa menyisakan cadangan.

Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM