Dua Jet Tempur China Cegat Satu Jet AS di Laut China Selatan - Kompas.com

Dua Jet Tempur China Cegat Satu Jet AS di Laut China Selatan

Pascal S Bin Saju
Kompas.com - 20/05/2017, 06:48 WIB
VOA Taiwan menggelar latihan pencarian dan penyelamatan (SAR) di Laut China Selatan, Selasa (29/11/2016), sebagai bagian dari upaya memperkuat klaimnya di perairan vital dan strategis itu.

BEIJING, KOMPAS.com - Dua pesawat tempur China jenis Sukhoi Su-30 telah mencegat secara "tidak profesional" terhadap sebuah pesawat tempur Amerika Serikat (AS), demikian keterangan Pentagon.

Pesawat AS WC-135 sedang menjalankan misi untuk mendeteksi radiasi di wilayah udara internasional di atas Laut China Selatan.

Salah-satu pesawat China tersebut mendekati pesawat AS itu dalam jarak sekitar 45meter, menurut pejabat AS kepada CNN, Jumat (19/5/2017).

Baca: China Ancam Tetapkan Zona Pertahanan Udara di Laut China Selatan

Sikap curiga AS terhadap aktivitas AS di wilayah perairan internasional telah berulangkali menyebabkan kedua negara bersitegang.

"Persoalan ini sedang ditangani secara tepat melalui jalur diplomatik dan milite," kata Juru bicara angkatan udara AS, Letnan Kolonel Lori Hodge.

Pencegatan itu dianggap tidak profesional "karena pilot China melakukan manuver dengan kecepatan penuh dan mereka mendekati pesawat kami," tambahnya, seraya menambahkan bahwa penyelidikan militer sedang dilakukan.

Baca: China Klaim Didukung 40 Negara Terkait Laut China Selatan

Pesawat AS tersebut sebelumnya digunakan untuk mendeteksi bukti kemungkinan uji coba nuklir oleh Korea Utara (Korut).

Pada Februari lalu, kapal induk AS menggelar apa yang disebut Washington sebagai "operasi rutin" di Laut China Selatan, dengan dukungan armada kapal perang.

Pengiriman armada kapal itu tetap dilakukan AS walaupun diprotes China karena dianggap mengingkari kedaulatan Beijing atas wilayah tersebut.

Dan pada Mei tahun lalu, dua pesawat China melakukan pencegatan serupa terhadap pesawat militer AS di atas Laut China Selatan.

Baca: China Kerahkan Jet Tempur ke Pulau Sengketa

Ketika itu militer AS mengatakan bahwa pesawat pengintai itu melakukan patroli rutin di wilayah tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisPascal S Bin Saju
EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X