Baru Sepekan Bekerja, Presiden Baru Perancis Bersitegang dengan Media - Kompas.com

Baru Sepekan Bekerja, Presiden Baru Perancis Bersitegang dengan Media

Kompas.com - 19/05/2017, 22:40 WIB
CHRISTOPHE PETIT TESSON / POOL / AFP Presiden Emmanuel Macron bersantap siang bersama para prajurit Perancis yang bertugas di Mali, Jumat (19/5/2017).

PARIS, KOMPAS.com - Di pekan pertamanya menjadi Presiden Perancis, Emmanuel Macron sudah bersitegang dengan media yang dipicu pemilihan jurnalis yang dibawa dalam kunjungan kenegaraan ke Afrika Barat.

Perwakilan 25 perusahaan media, termasuk kantor berita AFP, stasiun televisi BFM dan TF1 serta harian Le Monde dan Le Figaro menandatangani surat terbuka yang menyatakan "prihatin" terhadap strategi komunikasi Macron.

"Bukan sepenuhnya hak (Istana) Elysee untuk memilih siapa saja yang berhak meliput perjalanan dinas presiden, apapun temanya," demikian isi surat terbuka itu.

Baca: Macron Tunjuk Edouard Philippe Jadi Perdana Menteri Perancis

Juru bicara kepresidenan Sylvain Fort mengatakan, dalam satu atau dua kasus para jurnalis sudah dihubungi langsung dan ditawari tempat yang tersedia untuk mengikuti perjalanan dinas Presiden Macron ke Mali, Jumat (19/5/2017).

Staf lain kepresidenan mengatakan, pemilihan jurnalis ini lebih karena  pihak istana ingin membawa para "spesialis" ketimbang rombongan jurnalis politik yang biasa meliput kegiatan presiden.

"Para jurnalis yang khawatir bisa dipastikan bahwa (Istana) Elysee tak berniat mengambil alih pekerjaan jurnalis," demikian pernyataan istana presiden kepada organisasi Jurnalis tanpa Batas yang juga ikut meneken surat terbuka itu.

Macron (39) berkata dia berniat menjaga jarak dengan media sebagai upaya memperbaiki otorita kantor kepresidenan yang menurutnya sudah rusak di bawah pendahulunya Francois Hollande karena gemar bergosip.

Di masa pemerintahannya, Hollande sering berbincang santai dengan para jurnalis dan kerap memberikan pernyataan off-the-record.

Namun, semuanya hancur setelah sebuah buku berjudul "A Presiden Shouldn't Say That" yang terbit di akhir masa jabatan Hollande yang bersumber dari perbincangan tak resmi sang presiden dengan para jurnalis.

Kini, Macron berusaha membatasi pernyataan persnya sebagai upaya agar tetap fokus terhadap prioritas pemerintahannya.

Baca: Sehari Setelah Dilantik, Macron Langsung Temui Merkel di Berlin

Bahkan usai pelantikannya pada Minggu pekan lalu, para jurnalis langsung dipersilakan keluar dari istana kepresidenan dan tetap tak diberi banyak ruang untuk meliput rapat kabinet pertamanya, Kamis (18/5/2017).

Langkah serupa juga diberlakukan kepada para menteri kabinet, yang menurut juru bicara pemerintah Christophe Castaner diperintahkan agar membatasi pernyataan kepada media.

EditorErvan Hardoko
SumberAFP,
Komentar
Terkini Lainnya
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional
Mereka yang Gugur karena Ledakan Bom di Kampung Melayu...
Mereka yang Gugur karena Ledakan Bom di Kampung Melayu...
Megapolitan

Close Ads X