Irak Bebaskan Anak Perempuan Yazidi Korban Penculikan ISIS di Mosul - Kompas.com

Irak Bebaskan Anak Perempuan Yazidi Korban Penculikan ISIS di Mosul

Kompas.com - 21/04/2017, 18:36 WIB
AHMAD AL-RUBAYE / AFP Seorang prajurit Irak melepaskan tembakan ke arah posisi ISIS sambil berlindung di belakang puing-puing bangunan di kota Mosul.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pasukan Irak yang berada di Mosul membebaskan seorang anak perempuan Yazidi berusia 11 tahun yang diculik dan dijual sebagai budak oleh ISIS pada 2014.

Kepolisian federal Irak, Jumat (21/4/2017) mengatakan, anak perempuan itu diculik dari desa Kosho, di sebelah selatan kota Sinjar. Bocah itu diculik ISIS bersama dengan ibu dan kakak-kakak perempuannya.

Dia dibebaskan dalam sebuah operasi militer pada Kamis (20/4/2017), di kawasan Tanek, sisi barat kota Mosul.

Baca: Dua Perempuan Yazidi Resmi Terima Hadiah Sakharov

Demikian dijelaskan kepala kepolisian federal Irak Letnan Jenderal Raed Shakir Jawdat lewat sebuah pernyataan resmi.

"Mereka yang menculik anak-anak ini adalah para monster," kata Mayor Jenderal Jaafar al-Baatat, ajudan Jawdat sambil memperlihatkan video anak itu yang berada di sebuah markas polisi Mosul.

Sementara itu, Vian Dakhil, seorang pengacara Yazidi ternama yang menyuarakan nasib etnis minoritas ini ke dunia internasional, mengatakan pembebasan anak itu merupakan hasil dari sebuah operasi yang disusun rapi.

"Saat ISIS merebut desanya pada 15 Agustus 2014, dia masih berusia delapan tahun dan dia diculik bersama ibu dan kakak-kakaknya," ujar Dakhil.

"Awalnya dia dibawa ke Tal Afar dan kemudian dijual ke Mosul," tambah pengacara itu.

Baca: ISIS Kubur Hidup-hidup Sejumlah Warga Yazidi

"Sepupunya yang tinggal di kamp pengungsi dekat kota Dohuk (di wilayah otonomi Kurdistan) akan datang dan menjemput dia," tambah Dakhil.

Etnis Yazidi memang bukan termasuk etnis Arab dan tak memeluk agama Islam. Dan saat ISIS menyapu wilayah utara Irak, mereka membunuh banyak warga Yazidi.

Sebagian besar dari ratusan ribu orang etnis Yazidi tinggal di wilayah utara Irak, terutama di sekitar kota Sinjar.

Kota ini sudah direbut kembali pasukan anti-ISIS tetapi kondisi kota itu sudah hancur lebur.

Baca: Tentara Perempuan Yazidi: ISIS seperti Api, Api Harus Dilawan dengan Api

EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM